
TASPEN dukung Indonesia Pension Fund Summit 2026. (Foto: dok TASPEN)
JAKARTA – PT TASPEN (Persero) sebagai penyelenggara agunan sosial dan biaya kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pejabat negara, mendukung aktivitas Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 nan diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Balai Kartini, Jakarta, pada 24–25 September 2026.
Dalam rangkaian aktivitas itu, support TASPEN disampaikan melalui penandatanganan sinergi penguatan ekosistem biaya pensiun nasional oleh TASPEN nan diwakili Direktur Utama Rony Hanityo Aprianto, berbareng ASABRI, BPJS Ketenagakerjaan, ADPI, dan ADPLK. Penandatanganan tersebut disaksikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono.
Melalui sinergi tersebut, para penyelenggara biaya pensiun berkeinginan untuk mendorong pengharmonisan dan sinergi kebijakan, memperluas kepesertaan dan literasi pensiun, mendukung pertumbuhan dan pengelolaan biaya secara sehat dan berkelanjutan. Selain itu, juga guna memperkuat tata kelola, kehati-hatian, transparansi dan akuntabilitas, serta mendorong kecukupan dan keberlanjutan faedah pensiun bagi peserta.
Komitmen ini sejalan dengan tema Indonesia Pension Fund Summit 2026, “Strengthening a Sustainable Retirement Ecosystem: Healthy Life, Happy Retirement”, nan menekankan pentingnya penguatan ekosistem pensiun berkepanjangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat pada masa purnabakti.
Corporate Secretary TASPEN, Henra menyampaikan, "TASPEN sebagai pengelola program agunan sosial bagi ASN dan Pejabat Negara memandang salah satu tantangan nan perlu kita jawab berbareng adalah meningkatkan pemahaman untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini. Sehingga, biaya pensiun tidak hanya dipandang sebagai sesuatu nan relevan ketika seseorang memasuki masa purnabakti.”
25 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·