Seluruh tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sudah dipotong dan dirapikan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penataan Jalan Rasuna Said nan bebas dari tiang monorel bakal diresmikan pada 22 Juni 2026.
Proyek monorel di Jakarta mangkrak bertahun-tahun dan menyisakan tiang-tiang beton di tengah jalan. Keberadaan tiang itu kerap dikeluhkan lantaran dinilai mengganggu pemandangan dan tata kota.
Dengan selesainya pemotongan tiang, Pemprov DKI sekarang konsentrasi pada pembenahan menyeluruh agar koridor Rasuna Said menjadi area nan lebih nyaman dan representatif.
Saat menghadiri aktivitas 'Halalbihalal Paguyuban Jawa Tengah 2026' di instansi Wali Kota Jakarta Timur, Minggu (12/4), Pramono mengatakan Jalan Rasuna Said nan bebas dari tiang monorel bakal diresmikan pada 22 Juni 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proses pemotongan tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). Pramono turut didampingi mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso alias Bang Yos dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno. (Pradita Utama/detikcom)
"Satu lagi nan dari Bang Yos nan disampaikan kepada saya mengenai monorel. Maka kenapa secara unik ketika kita merapikan, menebang, memotong monorel nan jumlahnya 109 monorel tadi, saya memberikan kepada Bang Yos," ujar Pramono dalam sambutannya.
Pramono menyebut banyaknya peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso periode 1997-2007, salah satunya monorel. Namun proyek itu terhenti lantaran kebijakan pemerintah pusat saat itu.
"Karena apa? Saya percaya peninggalan Bang Yos itu begitu banyak terutama di sektor prasarana dan transportasi, tetapi monorel ini menjadi beban beliau pasti. Karena perubahan kebijakan nan ada di pemerintah pusat, bukan lantaran Bang Yos, lantaran perubahan kebijakan di pemerintah pusat," jelasnya.
Mantan Seskab tersebut mengatakan bakal meresmikan Jalan Rasuna Said nan bebas dari tiang monorel pada 22 Juni 2026. Pramono bakal membujuk Sutiyoso untuk berbareng meresmikan Jalan Rasuna Said.
"Saudara-saudara sekalian, sekarang nan namanya monorel tanggal 22 Juni besok saya bakal resmikan dan saya bakal ajak Bang Yos, Jalan Rasuna Said Kuningan kita, pedestrian jalannya itu pasti kayak jalan Sudirman-Thamrin," tuturnya.
Pramono menyebut perihal ini menjadi wajah baru dalam pembangunan Jakarta.
"Dan itulah nan menjadi etalase baru bahwa Jakarta sekarang ini dalam membangun memang saya bukan orang nan apa, banyak mau di medsos dan enggaklah, saya ini orang kerja aja. Dan itu terselesaikan," katanya.
Merujuk laman resmi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, tanggal 22 Juni sebagai hari lahir Jakarta lantaran bertepatan dengan keberhasilan pasukan Fatahillah dari Kesultanan Demak dan Cirebon merebut pelabuhan Sunda Kelapa dari Portugis pada 22 Juni 1527.
(rfs/wnv)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·