Cikal Bintang
, Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2026 |18:24 WIB

Sesi latihan Bali United. (Foto: Instagram/baliunitedfc)
AJANG pramusim berjudul Dewata Challenge Series 2026 bakal menjadi panggung ujian bagi Bali United dalam mematangkan persiapan tim menghadapi musim 2026-2027. Klub berjuluk Serdadu Tridatu tersebut dijadwalkan melakoni dua pertandingan krusial melawan wakil Malaysia Sabah FC serta juara memperkuat Super League, Persib Bandung.
Turnamen Dewa Challenge Series 2026 berjalan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 13 hingga 28 Agustus 2026. Kehadiran dua musuh dengan karakter berbeda dinilai menjadi kesempatan berbobot bagi Bali United untuk mengukur kesiapan tim sebelum kejuaraan resmi dimulai.
1. Menguji Kualitas dan Adaptasi Pemain
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai kedua pertandingan tersebut bakal memberikan tantangan tersendiri bagi anak asuhnya. Menurutnya, Sabah FC maupun Persib Bandung merupakan tim nan mempunyai kualitas kompetitif.
“Saya tidak tahu persis seberapa kuat mereka saat ini, tapi Persib adalah tim nan bagus dan Sabah juga bakal menjadi tim nan kuat," kata Johnny Jansen dikutip dari laman resmi I.League, Kamis (13/8/2026).
Bali United resmi mendatangkan Thomas Lam jelang Super League 2026-2027 (Foto: Bali United)
"Jadi, ini bakal menjadi pertandingan nan sulit. Namun, kondisi bentuk kami semakin membaik. Saya rasa ini bakal menjadi dua pertandingan nan berkualitas,” tambahnya.
Pelatih asal Belanda itu menyebut laga melawan tim dari luar negeri dan salah satu klub terbaik Indonesia bakal membantu pemain beradaptasi dengan beragam situasi pertandingan. Hal tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan kesiapan tim menghadapi musim baru.
2. Membangun Identitas Permainan Tim
Selain menjadi arena menguji keahlian pemain, dua pertandingan tersebut juga dimanfaatkan staf pembimbing untuk melakukan evaluasi. Johnny mau memandang sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani program persiapan pramusim.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·