Kasus dugaan penganiayaan nan dilaporkan oleh mantan ART Erin, Herawati, tetap terus bergulir. Saat melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan komisi III DPR RI, Herawati mengaku tetap membuka kesempatan tenteram dengan mantan istri Andre Taulany itu.
Namun, Erin dengan tegas menolak perihal tersebut. Ia mengaku tak mau berbaikan dengan Herawati lantaran merasa difitnah. Erin menilai apa nan dilakukan Herawati membikin nama baiknya rusak.
"Fitnah itu membikin teman-teman saya menilai, 'Oh Erin begitu ya'. Ini framingnya sudah sangat jelek buat saya, sangat memojokkan saya. Nama baik saya dipertaruhkan lantaran satu Indonesia menghujat saya dengan tuduhan-tuduhan nan dia bilang," ungkap Erin saat ditemui di area Senayan, Rabu (20/5).
"Katanya saya mencakar, menendang, menodong pisau itu maksudnya sangat keterlaluan fitnahnya," lanjutnya.
Senada dengan Erin, kuasa hukumnya, Stivany Agusia, mengatakan bahwa saat ini pihak mereka belum berkeinginan untuk menempuh jalur damai. Apalagi kasus ini sudah masuk ranah hukum.
"Jadi biarkan proses norma itu bekerja sesuai fakta, ya, bukan sesuai dugaan biar ada pengaruh ada pengaruh jera terhadap orang nan suka fitnah. Kalau pengguna saya minta maaf, berfaedah mengakui dong jika saya melakukan perihal ini," ujar Stivany dalam kesempatan nan sama.
Kasus ini bermulai dari laporan Herawati terhadap mantan majikannya, Erin, atas dugaan penganiayaan. Dalam kesaksiannya di hadapan Komisi III DPR RI, Herawati mengaku mengalami kekerasan bentuk dan verbal saat bekerja di rumah Erin.
Ia mengaku dipukul menggunakan sapu lidi di bagian kepala setelah dimarahi lantaran urusan pekerjaan rumah. Tak hanya itu, Herawati juga mengaku sempat ditendang, dicaci maki, hingga mengalami intimidasi selama bekerja. Hingga kini, kasus tersebut tetap bergulir di kepolisian.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·