Ilustrasi(Dok spesial )
SETIAP mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) nan melaju dari kota ke pelosok membawa lebih dari sekadar bahan bakar. Ia membawa koneksi, menghubungkan masyarakat nan butuh energi, menggerakkan roda ekonomi, dan menopang kehidupan sehari-hari.
Elnusa Petrofin, nan selama 30 tahun menjadi tulang punggung pengedaran BBM Pertamina hingga ke wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, turun ke SMAN 4 Makassar, Jalan Cakalang. Bukan untuk mengantar BBM, melainkan mengajarkan keselamatan berkendara dan ancaman blind spot mobil tangki. Ini bentuk nyata filosofi mereka, ialah daya nan menghubungkan masa sekarang dengan masa depan nan kondusif dan berkelanjutan.
Elnusa Petrofin tidak hanya menjalankan kegunaan pengedaran daya nan menjangkau wilayah 3T, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap keselamatan publik.
Kegiatan edukasi safety riding dan blind spot kepada pelajar di Makassar menjadi bukti bahwa perusahaan memandang daya sebagai penghubung kehidupan, bukan sekadar komoditas.
Kegiatan sosialisasi safety Riding dan blind Spot itu digelar Elnusa Petrofin berbareng Satlantas Polres Pelabuhan Kota Makassar. Para siswa diajak memahami akibat berada di dekat mobil tangki, serta pentingnya berkendara kondusif sejak dini. Jadi, bukan hanya pengemudi mobil tangki di lingkungan perusahaan rutin mendapat pembinaan keselamatan, tapi juga masyarakat, khususnya generasi muda. Karena keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program CSR PT Elnusa Petrofin nan termasuk dalam pilar #PetrofinAman.
Tidak hanya di Makassar, di tahun 2025 lampau telah terlaksana aktivitas serupa di 34 sekolah nan berdekatan dengan wilayah operasional Elnusa Petrofin di seluruh Indonesia. Komitmen ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan nan bergerak di jasa transportasi daya terhadap keselamatan lampau lintas di setiap wilayah nan dilalui oleh armada Elnusa Petrofin.
Reza, salah satu siswa mengaku senang dengan aktivitas tersebut. Menurutnya, mobil-mobil tangki itu kan besar jadi memang harus-hati-hati di jalan raya.
"Apalagi, kadang itu ada ibu-bawa kendaraan sein kiri tapi belok kanan," selorohnya.
Manager Corporate Communication & Relations Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menyampaikan, Elnusa Petrofin secara rutin mengadakan aktivitas seperti ini di seluruh unit operasinya dan secara unik menyasar siswa sekolah agar kesadaran bakal pentingnya keselamatan berkendara dapat terbentuk sejak dini.
"Dengan pemahaman nan baik tentang akibat dan langkah mengantisipasinya. Kami berambisi masyarakat dapat lebih waspada, alim aturan, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” jelas Putiarsa.
Energi Menghubungkan Kehidupan
Di kembali aktivitas lapangan itu, ada pesan, Putiarsa, menegaskan bahwa Elnusa Petrofin memaknai pengedaran daya lebih dari sekadar pengiriman BBM.
“Setiap tetes daya nan kami distribusikan membawa lebih dari sekadar bahan bakar. Dari hulu hingga hilir, daya mengalir sebagai satu kesatuan nan utuh, membawa harapan, keberlanjutan, dan hubungan nan tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat,” ujar Putiarsa.
Perusahaan ini punya peran strategis dalam menghubungkan antarwilayah dari perkotaan hingga pelosok 3T. Energi nan mereka salurkan memungkinkan masyarakat beraktivitas, industri tumbuh, dan ekonomi bergerak. Tidak hanya itu, daya juga menghubungkan masa sekarang dengan masa depan nan berkelanjutan.
“Selama 30 tahun, kami menjadi bagian dari konektivitas tersebut. Kami tidak hanya menggerakkan mesin, tetapi juga kehidupan,” tegas Putiarsa.
Karena itulah, menurutnya, edukasi keselamatan seperti di Makassar menjadi penting.
"Keselamatan adalah fondasi agar hubungan itu tidak terputus. Kami mau masyarakat, terutama anak-anak muda, sadar bahwa di kembali besar dan beratnya mobil tangki, ada nyawa nan kudu dilindungi.”
Tulang Punggung Pemerataan Energi
Di wilayah kerja mereka, Elnusa Petrofin dikenal sebagai garda depan pengedaran BBM Pertamina, termasuk menjalankan program BBM Satu Harga hingga ke wilayah 3T. Tanpa kehadiran mereka, masyarakat di pelosok bisa bayar dua hingga tiga kali lipat untuk bahan bakar nan sama. Namun di samping tugas distribusi, keselamatan berkendara bagi para pengemudi dan edukasi publik terus digalakkan.
Manager Aftermarket Sales Manager di PT Mitra Atlas Nusantara, Muhammad Riza, salah satu mitra dari Elnusa Petrofin mengapresiasi langkah Elnusa.
“Inisiatif seperti ini sangat krusial untuk membangun budaya keselamatan di jalan sejak dini,” katanya.
“Mungkin bisa dipertimbangkan juga sesi praktik langsung alias simulasi, agar peserta lebih memahami situasi nyata di jalan. Edukasi seperti ini adalah investasi jangka panjang untuk keselamatan berkendara di masa depan.”
Riza berambisi aktivitas serupa bisa menjangkau lebih banyak sekolah dan organisasi lainnya. membawa koneksi, menghubungkan masyarakat nan butuh energi, menggerakkan roda ekonomi, dan menopang kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar Mengantar BBM
Ternyata, Elnusa Petrofin tidak hanya bergerak di bagian transportasi BBM. Perusahaan ini juga mempunyai jasa penyimpanan BBM (storage), penanganan bahan bakar terpadu (integrated fuel handling), perdagangan (trading), hingga bahan kimia untuk proses pengeboran minyak. Mereka apalagi membangun kilang dan terminal BBM. Di kembali aktivitas lapangan itu, ada pesan mendalam. Putiarsa menegaskan bahwa Elnusa Petrofin memaknai pengedaran daya lebih dari sekadar pengiriman BBM.
"Setiap tetes daya nan kami distribusikan membawa lebih dari sekadar bahan bakar. Dari hulu hingga hilir, daya mengalir sebagai satu kesatuan nan utuh, membawa harapan, keberlanjutan, dan hubungan nan tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat," tukasnya. (LN/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·