Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomatik nan mempertemukan Rusia dengan negara-negara personil ASEAN.
Presiden Rusia Vladimir Putin bersalaman dengan Menteri Luar Negeri RI Sugiono saat upacara penyambutan resmi para kepala delegasi nan menghadiri KTT Rusia-ASEAN di Kazan, Rusia, Rabu (17/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomatik nan mempertemukan Rusia dengan negara-negara personil ASEAN. REUTERS/Anastasia Barashkova
Sejumlah pemimpin negara Asia Tenggara tampak menghadiri aktivitas tersebut, salah satunya Presiden Filipina Ferdinand Marcos. REUTERS/Anastasia Barashkova
Forum Rusia-ASEAN 2026 menjadi pertemuan tingkat tinggi pertama nan diselenggarakan di Kazan, kota nan berjarak sekitar 800 kilometer di sebelah timur Moskow. REUTERS/Anastasia Barashkova
Kota tersebut dipilih sebagai letak penyelenggaraan forum nan mempertemukan Rusia dengan para pemimpin negara-negara Asia Tenggara. REUTERS/Anastasia Barashkova
Penyelenggara menyatakan, forum ini bermaksud memperkuat hubungan antara Rusia dan ASEAN di beragam sektor strategis. Kerja sama nan dibahas mencakup bagian politik, ekonomi, hingga sosial di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi dunia nan terus berkembang. REUTERS/Anastasia Barashkova
Melalui forum tersebut, Rusia dan negara-negara personil ASEAN diharapkan dapat memperluas kemitraan, meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi, serta mempererat perbincangan politik dalam menghadapi beragam tantangan regional maupun global.REUTERS/Anastasia Barashkova/Pool
Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu (17/6/2026) berjumpa dengan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah untuk melakukan pembicaraan di forum Rusia-ASEAN di kota Kazan, Rusia. Acara tiga hari ini merupakan pertemuan tingkat tertinggi para kepala negara dan pemerintahan negara-negara personil asosiasi tersebut. REUTERS/Anastasia Barashkova/Pool
source on Google
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·