Upacara penggantian kiswah alias kain penutup Ka'bah telah selesai dilaksanakan. Kini Ka'bah mengenakan kiswah baru bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah/16 Juni 2026 Masehi.
Tahapan proses penggantian kiswah dimulai sejak usai salat Asar pada Senin (15/6). Sedangkan upacara inti dimulai setelah salat Isya pada Senin (15/6) waktu Arab Saudi alias Selasa (16/6) awal hari WIB.
Prosesi demilai dengan pengangkutan kiswah baru menggunakan trailer unik dari pabrik pembuatannya nan berada tidak jauh dari Masjidil Haram.
"Trailer pengangkut kiswah telah tiba di letak nan telah ditentukan di dalam Masjidil Haram, menandai tahapan krusial dalam prosesi penggantian kiswah Ka'bah Suci," ujar akun Otoritas Pemelihara Dua Masjid Suci Arab Saudi (Al Haramain).
Setelah tiba di Masjidil Haram, kiswah kemudian dipindahkan ke kendaraan khusus.
Selanjutnya, kiswah nan tetap berada dalam gulungan dan wadah unik diangkat beramai-ramai ke salah satu sisi Ka'bah. Salah satu nan turut mengangkat kiswah tersebut adalah Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah.
Saat kiswah baru tiba, jahitan pada kiswah lama di keempat sisinya telah dibuka sebagai bagian dari persiapan penggantian.
"Sebuah momen spesial ketika sejarah berjumpa dengan ketelitian, saat kiswah nan baru diangkat di dalam Masjidil Haram," kata Al Haramain.
Setelah itu, kiswah baru dikeluarkan dari wadahnya lampau dipasangi tali pada bagian atas. Tali tersebut kemudian ditarik oleh petugas nan berada di genting Ka'bah. Setelah seluruh bagian kiswah baru sukses terpasang, kiswah lama diturunkan secara perlahan.
"Penggantian kiswah Ka'bah Suci telah dimulai. Kiswah nan baru sedang dipasang, sementara kiswah nan lama diturunkan dengan hati-hati," ungkap Al Haramain.
Setelah itu, dilakukan penyempurnaan pemasangan kiswah berupa penjahitan pada seluruh sisi serta pemasangan beragam ornamen. Seluruh proses tersebut dikerjakan oleh puluhan petugas nan terampil dan terlatih.
Prosesi penggantian kiswah nan rutin digelar setiap malam 1 Muharam ini disaksikan oleh jemaah nan berada di Masjidil Haram. Banyak di antara mereka mengabadikan momen langka nan hanya terjadi sekali dalam setahun tersebut menggunakan telepon genggam.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·