Swedia vs Tunisia: Sabri Lamouchi Dipecat usai Kekalahan Telak

Sedang Trending 3 hari yang lalu
 Sabri Lamouchi Dipecat usai Kekalahan Telak Pelatih Tunisia, Sabri Lamouchi, terancam dipecat usai laga Swedia vs Tunisia.(Dok. Onefootball)

FEDERASI Sepak Bola Tunisia dilaporkan segera memecat pembimbing Sabri Lamouchi hanya beberapa jam setelah timnya dihancurkan dalam laga Swedia vs Tunisia pada partai pembuka Grup E Piala Dunia 2026, Sabtu (15/6).

Pertandingan Swedia vs Tunisia nan berhujung dengan skor telak 5-1 untuk kemenangan tim didikan Graham Potter tersebut memicu reaksi keras dari publik Tunisia. Menurut laporan talkSPORT, kekalahan memalukan ini membikin posisi Lamouchi di bangku kepelatihan tidak lagi aman.

Dalam laga tersebut, bintang-bintang Swedia seperti Yasin Ayari, Alexander Isak, dan Viktor Gyokeres tampil dominan dan mengoyak pertahanan Tunisia berkali-kali. Satu-satunya gol intermezo bagi The Eagles of Carthage dicetak oleh Omar Rekik sebelum turun minum, namun perihal itu tidak cukup untuk membendung agresivitas Blagult.

Jurnalis Romain Molina mengonfirmasi situasi panas di internal tim nasional Tunisia.

"Ini adalah akhir bagi Sabri Lamouchi di pucuk ketua tim nasional Tunisia," tegasnya melalui media sosial.

Kekalahan besar dalam duel Swedia vs Tunisia ini meninggalkan defisit gol -4 bagi Tunisia. Kondisi tersebut sangat menakut-nakuti kesempatan mereka untuk lolos ke babak 32 besar, apalagi melalui jalur ranking ketiga terbaik sekalipun. Para pendukung Tunisia pun meluapkan kekecewaan mereka di media sosial, menyebut penunjukan Lamouchi sebagai "ide terburuk" untuk kampanye Piala Dunia 2026.

Jika pemecatan ini diresmikan, Lamouchi bakal menjadi manajer kelima dalam sejarah nan dipecat di tengah turnamen Piala Dunia. Ia bakal mengikuti jejak Henryk Kasperczak, nan juga dipecat oleh Tunisia pada Piala Dunia 1998 setelah menelan kekalahan beruntun.

Hingga buletin ini diturunkan, federasi sepak bola setempat tetap melakukan pertimbangan mendalam mengenai hasil jelek Swedia vs Tunisia sebelum mengumumkan keputusan final mengenai masa depan pembimbing asal Prancis berumur 54 tahun tersebut. (Onefootball/Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia