Survei Index Politica Ungkap 70,77 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Survei Index Politica Ungkap 70,77 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Survei Index Politica Ungkap 70,77 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo (Ilustrasi/Dok Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Sebanyak 70,77 persen publik puas terhadap keahlian Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sebagaimana hasil survei nan diungkap Index Politica. 

Survei tersebut mengenai tingkat kepuasan Masyarakat terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih tahun 2026. 

Survei digelar pada 5-19 April 2026 dengan metode wawancara tatap muka secara langsung. Survei melibatkan 1.610 responden berumur di atas 17 tahun alias sudah menikah dan bukan personil TNI-Polri, dengan pendidikan minimal tamatan SMA.

Sampel tersebar di 34 provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Teknik sampling nan digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error ±1,6 % pada tingkat kepercayaan 95%. 

Direktur Riset Index Politica Fadhly Alimin Hasyim, mengungkapkan temuan pihaknya dari hasil survei tersebut, kepercayaan terhadap Prabowo sangat tinggi. 

"Tingkat kepercayaan terhadap keahlian individual Presiden Prabowo Subianto sangat tinggi sebesar 70,77% responden menyatakan puas dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto di bagian ekonomi, sosial, politik, penegakan norma dan pertahanan-keamanan," kata Fadhly di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Ia melanjutkan, sementara 25,63% menyatakan tidak puas dan 3,60 % menyatakan tidak tahu/tidak menjawab. 

Di sisi lain, pihaknya juga menggelar survei untuk keahlian personil Kabinet Merah Putih. Hasilnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi teratas, lewat program ketahanan kebijakan fiskal & sektor finansial nan berokus pada perumusan kebijakan ekonomi nan adaptif.

Posisi selanjutnya, dia menjelaskan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan program Sinkronisasi pembangunan bendungan, irigasi, dan akses jalan. 

Posisi ketiga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menetapkan sasaran dalam periode 2025–2026, khususnya dalam penyelesaian sertifikasi tanah sebanyak 3,05 juta bidang.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com