
Timnas Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram/england)
ARLINGTON - FIFA mengeluarkan peringatan keras bagi para suporter Timnas Inggris nan bakal menyaksikan laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 melawan Kroasia di Dallas Stadium, Arlington, Amerika Serikat pada Kamis 18 Juni 2026 pukul 03.00 WIB. Otoritas tertinggi sepak bola bumi tersebut tidak segan-segan mengusir penonton dari dalam stadion jika terbukti melanggar izin baru mengenai kode etik berperilaku.
Meskipun pertandingan ini digelar di Amerika Serikat, negara nan melegalkan kepemilikan senjata api bagi penduduk nan mempunyai izin, FIFA tetap menerapkan patokan nan sangat ketat di area sterilisasi turnamen. Pihak penyelenggara melarang keras segala corak atribut, bendera, maupun busana nan mengandung unsur ofensif, diskriminatif, dan bermuatan politik.
Berdasarkan laporan Give Me Sport, Rabu (17/6/2026), Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sendiri sangat mengkhawatirkan potensi pelanggaran ini lantaran denda finansial nan membayangi tergolong sangat besar. Berkaca pada kasus sebelumnya, Federasi Sepak Bola Meksiko apalagi sempat dijatuhi hukuman total lebih dari 1 juta dolar AS alias sekira Rp17,7 miliar akibat yel-yel homofobik nan diteriakkan oleh suporter mereka.
1. Larangan Nyanyian Kontroversial
Salah satu poin krusial nan menjadi sorotan FIFA adalah larangan penggunaan bahasa alias gestur nan menyinggung. Hal ini berakibat langsung pada yel-yel bersuara hinaan kepada Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, nan kerap dinyanyikan suporter The Three Lions di tribun penonton.
Profil Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 (Foto: X/@England)
Nyanyian ofensif tersebut apalagi sempat terdengar jelas dalam laga uji coba terakhir Inggris melawan Kosta Rika pekan lalu, hingga membikin pihak stasiun televisi kudu menurunkan volume audio siaran mereka. Jika nyanyian bersuara penghinaan ini kembali menggema di Dallas, FIFA memastikan fans nan terlibat bakal langsung didepak dari tribun.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·