Jakarta, CNN Indonesia --
Heli Super Puma dari Lanud Supadio turut dikerahkan untuk mencari keberadaan helikopter PK-CFX yang hilang kontak dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis (16/4).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengatakan pengerahan Heli Super Puma dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak Lanud Supadio.
"Pada pukul 13.10 itu digerakkan satu unit Super Puma dengan jumlah kru empat orang, Kopasgat empat orang dan tim rescue Kantor SAR Pontianak dua orang," kata Junetra kepada wartawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini proses pencarian tetap terhadap helikopter tersebut terus dilakukan oleh tim gabungan.
"Sampai saat ini, sore ini, dapat kami pembaruan buletin bahwa info nan didapat tetap nihil," ucap dia.
Helikopter PK-CFX dilaporkan lenyap kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis (16/4).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menyatakan peristiwa tersebut pertama kali diterima pihaknya pada pukul 10.40 WIB dari pihak AirNav. Helikopter itu dilaporkan kehilangan kontak sekitar pukul 08.39 WIB di Desa Tapang Tingang.
Helikopter milik PT Matthew Air itu terbang dari Melawi menuju Kubu Raya. Namun, di tengah perjalanan, pesawat tersebut diduga mengalami gangguan hingga akhirnya lenyap kontak di sekitar Kecamatan Nanga Taman.
Berdasarkan info sementara nan dikonfirmasi Basarnas, helikopter PK-CFX berjenis Airbus H-130 jenis H-130T2 itu mengangkut delapan orang, termasuk pilot.
Data Polres Sekadau melaporkan manifes penerbangan Capt Marindra W (pilot) dan Harun Arasyd (co-pilot) dan enam penumpang, ialah Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.
(dis/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·