Sumber Duit Nomor Satu Taiwan Dicuri, Pelakunya Ternyata Orang Jepang

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Taiwan menjatuhkan balasan berat kepada seorang mantan insinyur perusahaan Jepang setelah terbukti mencuri info industri chip paling strategis di dunia.

Pengadilan Kekayaan Intelektual dan Komersial Taiwan menjatuhi mantan tenaga kerja Tokyo Electron, Chen Li-ming, balasan 10 tahun penjara lantaran mencuri info milik raksasa chip Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Empat terdakwa lain dalam kasus tersebut juga divonis hingga enam tahun penjara, sedangkan seorang terdakwa wanita mendapat balasan 10 bulan penjara dengan masa percobaan tiga tahun.

Putusan ini mencerminkan sikap tegas Taiwan dalam melindungi industri semikonduktor, nan sekarang dianggap sebagai aset keamanan nasional.

TSMC sendiri merupakan pemasok utama chip untuk raksasa teknologi seperti Nvidia, Apple, dan AMD, nan menopang perkembangan kepintaran buatan, superkomputer, hingga sistem pertahanan militer.

Selain balasan penjara, pengadilan juga menjatuhkan denda kepada unit Tokyo Electron di Taiwan sebesar NT$150 juta. Perusahaan tersebut diberi opsi bayar NT$100 juta kepada TSMC sebagai kompensasi.

Hakim menyebut terdakwa tidak membocorkan rahasia jual beli ke pihak lain di luar perusahaan, namun Tokyo Electron dinilai kurang melakukan pengawasan terhadap karyawannya.

Kasus ini muncul di tengah meningkatnya kewaspadaan Taiwan terhadap kebocoran teknologi chip.

Pemerintah Taiwan sekarang memantau ketat baik mitra lama maupun perusahaan nan mempunyai hubungan dengan China, nan tengah mempercepat ambisi membangun industri semikonduktor domestik.

Tahun lalu, jaksa juga menggeledah rumah mantan pelaksana TSMC nan berasosiasi dengan Intel setelah perusahaan Taiwan itu menuduhnya berpotensi mentransfer kekayaan intelektual. Perusahaan AS tersebut membantah tudingan tersebut.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News