Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengecam keras penyiksaan nan dilakukan Israel terhadap sembilan WNI aktivis Global Sumud Flotilla 2.0. Mereka ditahan Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.
Saat ini, kesembilan WNI tersebut telah dibebaskan dari tahanan Israel. Selama berada dalam tahanan, mereka disebut mengalami tindakan penyiksaan oleh abdi negara setempat.
“Indonesia mengecam keras tindakan penyiksaan nan dilakukan Israel terhadap WNI selama masa penahanan,” kata Sugiono dalam keterangan resmi nan diunggah melalui akun IG resminya, Jumat (22/5) pagi.
“Indonesia kembali menegaskan bahwa segala corak tindakan tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran norma internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” sambungnya.
Ia menambahkan, setelah keluar dari Israel, sembilan WNI tersebut tiba dengan selamat di Turki pada Kamis (21/5). Kini, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum kembali ke Indonesia.
“Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak mengenai untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air melangkah lancar sehingga mereka dapat kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” jelas Sugiono.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·