Jakarta -
KPK melakukan pemeriksaan kepada Bupati Pati nonaktif Sudewo. Usai diperiksa, Sudewo mengaku kangen dengan penduduk Pati.
"Salam, salam untuk penduduk Kabupaten Pati. Kangen dengan Kabupaten Pati," kata Sudewo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).
Sudewo berambisi kondisi di Kabupaten Pati baik. Dia mengaku sehat lampau setelahnya lanjut melangkah ke mobil tahanan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga baik-baik saja, pembangunannya lancar. Di sini saya sehat, alhamdulillah ya. Saling berdoa," sebutnya.
KPK sendiri menetapkan Sudewo sebagai tersangka pemerasan calon perangkat desa di Pati. Ada 4 oramg ditetapkan tersangka nan salah satunya Sudewo. KPK menduga Sudewo memasang tarif Rp 125-150 juta ke calon perangkat desa.
Tarif itu kemudian dinaikkan oleh para anak buahnya menjadi Rp 165-225 juta untuk setiap calon perangkat desa. KPK menyita total Rp 2,6 miliar mengenai kasus ini.
Sudewo juga sampai membentuk tim nan diberi nama 'Tim 8'. Tim itu terdiri atas tim sukses Sudewo.
Berikut ini identitas 4 tersangka kasus pemerasan calon perangkat desa di Pati:
- Sudewo selaku Bupati Pati periode 2025-2030
- Abdul Suyono selaku Kades Karangrowo, Kecamatan Jakenan
- Sumarjiono selaku Kades Arumanis, Kecamatan Jaken
- Karjan selaku Kades Sukorukun, Kecamatan Jaken.
(ial/ygs)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·