Timnas Haiti di Piala Dunia 2026(Instagram/@fhfhaiti)
TIM Nasional Brasil sukses menghidupkan kembali asa mereka di Piala Dunia 2026 setelah hasil pertandingan Brasil vs Haiti 3-0 pada laga kedua Grup C di Philadelphia, Sabtu (20/6) pagi WIB. Sebaliknya, kekalahan kedua beruntun membikin Haiti menjadi tim pertama nan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Tim Karibia itu bakal menutup kiprahnya di turnamen dengan menghadapi Maroko pada laga terakhir grup.
Pada pertandingan Brasil vs Haiti, Matheus Cunha tampil sebagai pembeda lewat dua gol nan mengantar Selecao meraih kemenangan perdana sekaligus mendekat ke babak 32 besar.
Kemenangan itu menjadi jawaban atas kritik nan menghampiri tim didikan Carlo Ancelotti usai ditahan Maroko 1-1 pada pertandingan pembuka. Menghadapi Haiti nan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974, Brasil menunjukkan kualitas nan jauh berbeda dan mengontrol permainan sejak awal laga.
Cunha membuka kelebihan pada menit ke-23. Berawal dari perebutan bola di lini tengah, penyerang Manchester United itu memanfaatkan bola muntah hasil pengamanan kiper Haiti sebelum tendangannya memantul dan bergulir masuk ke gawang.
Gol tersebut membuka keran serangan Brasil. Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan Vinicius Junior dan melepaskan tembakan keras nan tak bisa dihentikan kiper Johny Placide.
Vinicius kemudian melengkapi pesta gol Brasil menjelang turun minum. Pemain Real Madrid itu menyambar umpan lambung Lucas Paqueta dan mengarahkan bola melewati sela kaki Placide untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Pelatih Carlo Ancelotti melakukan sejumlah perubahan setelah penampilan kurang meyakinkan melawan Maroko. Cunha dipercaya tampil sejak menit pertama menggantikan Igor Thiago sedangkan Danilo mengisi posisi bek kanan.
Absennya Neymar lantaran tetap menjalani pemulihan cedera betis tak mengurangi daya gedor Brasil. Bahkan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva sempat melontarkan gurauan bahwa sang megabintang sedang bekerja dari jarak jauh lantaran tidak ikut terbang berbareng tim.
Meski kalah kualitas, Haiti tetap mendapat support meriah dari diaspora Haiti nan memadati sebagian tribun stadion. Namun perlawanan mereka hanya sesekali merepotkan pertahanan Brasil.
Peluang terbaik Haiti lahir melalui sundulan Ricardo Adé pada babak kedua. Namun kiper Alisson Becker menunjukkan refleks sigap untuk menggagalkan kesempatan nan nyaris menjadi gol pertama Haiti di Piala Dunia dalam 52 tahun terakhir.
Masuknya wonderkid berumur 19 tahun, Endrick, juga disambut sorak sorai suporter Brasil. Tim Samba apalagi nyaris menambah gol ketika Gabriel Martinelli menghantam mistar gawang dari bangku cadangan.
Di penghujung pertandingan, Alisson kembali tampil sigap dengan dua pengamanan krusial nan memastikan Brasil mencatat clean sheet pertama dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.
Hasil ini menempatkan Brasil dalam posisi kuat menjelang laga penentuan melawan Skotlandia pada 24 Juni mendatang. Selecao sekarang unggul selisih gol atas Maroko dalam perebutan puncak Grup C. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·