Sudah Bayar di Mesin, Pengunjung Blok M Square Ternyata Masih Sering Ditagih Parkir Liar

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Cerita serupa datang dari Romi (29), pengendara motor asal Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ia mengetahui berita penyegelan parkir di Blok M Square justru dari media sosial.

"Saya kemarin sempat lihat ya dari media sosial, rupanya parkirnya ilegal,” kata Romi.

Meski mendukung langkah penertiban nan dilakukan pemerintah, Romi mengaku selama ini tidak pernah merasa keberatan dengan keberadaan petugas parkir tak resmi di area tersebut.

Menurutnya, duit nan diberikan murni atas inisiatif pribadi.

"Cuma jika buat saya enggak pernah ada nan minta terus maksa gitu engga pernah. Paling saya aja nan suka ngasih sukarela, sekitar Rp2.000 buat motor,” ungkapnya.

Pengunjung lain, John Merta justru mengaku jengkel lantaran kudu bayar parkir hingga dua kali.

"Rasanya seperti dipalak. Baru mundurin motor sudah dihampiri orang berseragam," ucap John kepada Liputan6.com.  

Warga Jati Asih, Bekasi ini mengatakan, total dia kudu merogoh kocek sekitar Rp15 ribu untuk bayar parkir di Blok M Square lebih dari satu jam. Jumlah duit sebesar itu cukup memberatkan untuk tenaga kerja seperti dirinya nan tetap bergaji setara UMR.   

"Rp5 ribu ke tukang parkir, Rp10 ribu di mesin. Belum apa-apa kita udah keluar banyak untuk urusan parkir," ungkapnya.  

Dia pun mendukung langkah pemprov menertibkan parkir di area nan banyak menjual produk-produk makanan viral ini.

"Saya dukung lah kebijakan Pak gubernur ini. Jangan sampe area sini nan banyak diisi UMKM viral ini, jadi sunyi lantaran tarif parkir nan mahal," ucap John.  

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita