SPPG di Mojokerto Meledak Saat Ada Perbaikan Saluran Tabung Gas

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group di Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto meledak, Kamis (13/8) malam. Ledakan diduga terjadi saat ada perbaikan selang gas.

Ledakan mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar. Dua orang luka bakar ringan dan tiga orang lain mengalami luka bakar berat.

Salah satu penduduk Diah Ayu, mengatakan dirinya mendengar satu kali ledakan nan sangat kencang hingga genting SPPG nan terbuat dari besi ringan ambruk.

"Satu kali saja dor gitu langsung ambruk atapnya. Rumah saya kan sebelahnya pas," kata Diah Ayu.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Ia menambahkan, nan meledak tabung gas dan mengakibatkan korban luka bakar parah dari tenaga kerja masak hingga tenaga servis nan sedang memperbaiki saluran tabung gas.

"Tabung elpiji nan meledak, ada korban parah itu bagian servis katanya. Tadi kan sudah persiapan masak jadi tenaga kerja nan persiapan juga kena," ungkap Diah Ayu.

Menurut Diah Ayu, beruntung tidak ada rumah penduduk nan terdampak akibat ledakan luar biasa dari SPPG itu.

"Ada empat (sebenarnya lima) nan parah. Tabung LPG katanya. Tapi, enggak tahu berapa kilonya, enggak tahu. Ada tukang servisnya di situ. Posisi meledak itu tetap ada tukang servis LPG," tutur dia.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Para korban nan mengalami luka bakar langsung mendapatkan penanganan medis. Sejumlah korban kudu dibawa ke rumah sakit nan lebih besar lantaran luka bakar nan dialaminya.

Korban nan dirujuk ke RS Soetomo Surabaya korban nan sempat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto. Identitas korban ialah Edy Suyanto penduduk Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis.

Identitas korban lainnya ialah Quinlan penduduk Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis. Ia merupakan teknisi dan di rawat di RS Gatoel Kota Mojokerto lantaran mengalami luka bakar 40 persen.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Piter Nando penduduk asal Porong, Kabupaten Sidoarja. Dia di rawat di RS Sakinah lantaran luka bakar 60 persen.

Dua korban lain ialah Maulin Nikmah dan Robiatul Adawiyah keduanya penduduk Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri. Keduanya merupakan tenaga kerja di SPPG tersebut.

"Kemarin sudah dibawa ke rumah sakit, ada nan dibawa ke rumah sakit Gatoel ada nan dibawa ke rumah sakit Sakinah. nan di rumah sakit Gatoel, pagi tadi ada satu nan sudah dirujuk ke Soetomo nan satunya perawatan di OK di rumah sakit Gatoel. Dirujuk lantaran ya lukanya 90 persen," kata Kepala Puskesmas Puri Nurul Maslichana, Jumat (14/8).

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Ia menambahkan, tiga korban dibawa ke RS Sakinah. Satu tetap menjalani perawatan dan dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.

"Dua langsung rawat jalan, boleh pulang, nan satu tetap MRS di Sakina, tetap dalam perawatan di rumah sakit Sakinah nan rawat jalan, ini untuk tindak lanjut," ungkapnya.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah ledakan terjadi di SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Kamis (13/8/2026). Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Menurut Nurul, kemungkinan besar korban nan dirawat di RS Sakinah juga bakal dilakukan rujuk ke rumah sakit nan lebih besar lantaran korban mengalami luka bakar 65 persen.

"Satunya, nan agak banyak itu di Sakinah itu juga ada 65 persen, itu rencana mau dirujuk juga. Tapi tetap belum tahu dirujuk ke mana. Belum dapat info. Informasinya kan dia sudah mempunyai BPJS nan ada juga nan sudah mempunyai BPJS ketenagakerjaan. Iya, dari perusahaan gitu," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan