Sopir Alphard Ngamuk-Rusak Motor Ojol di Jaksel: Berakhir Damai, Polisi Usut

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri Kombes Manang Soebeti saat berjumpa pengemudi ojol nan dipukul pengemudi Alphard. Foto: Dok. Kombes Manang

Video nan memperlihatkan tindakan seorang pengemudi mobil Toyota Alphard mengamuk dan merusak sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) menggunakan batu viral di media sosial.

Peristiwa itu terjadi di Jalan RC Veteran Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (18/8).

Peristiwa bermulai saat sepeda motor nan ditunggangi pengemudi ojol tidak sengaja menyenggol kaca spion mobil Alphard. Pengemudi ojol kemudian berakhir untuk meminta maaf kepada pengemudi Alphard.

Sopir Alphard keluar dengan keadaan emosi dan menghantam motor pengendara ojol tersebut menggunakan batu bata.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah mengatakan pihaknya langsung merespons peristiwa tersebut. Peristiwa tersebut juga mengganggu ketertiban umum.

"Kan bukan perkara si korban dengan si pelaku (saja), tapi kan banyak penduduk memandang nan akhirnya jadi mengganggu ketertiban umum," kata Seala saat dikonfirmasi kumparan, Selasa (18/8).

Seala mengatakan kedua belah pihak akhirnya sepakat berbaikan dan tidak memperpanjang persoalan di antara keduanya.

"Betul (damai)," kata Seala.

Selain itu, pengemudi Alphard juga bakal memberikan tukar rugi untuk memperbaiki kerusakan motor. Hanya saja belum ditentukan berapa kisaran tukar rugi nan bakal diberikan.

"Ada, cuman besok kan nggak bisa kita pegang omongan orang kayak gitu," katanya.

Polisi Tetap Usut

Meski demikian, Seala menegaskan polisi tetap memproses peristiwa tersebut lantaran terdapat pengaduan dari masyarakat nan menilai peristiwa itu mengganggu ketertiban umum.

"Banyak penduduk memandang nan akhirnya jadi mengganggu ketertiban umum. Kan pasalnya jelas," pungkas Seala.

Polisi juga bakal memberikan pendampingan kepada pengemudi ojol.

"Makanya kelak ini kan lagi kita jemput nih korban nih biar kita periksa, kita-kita berikan pendampingan trauma healing," katanya.

Tengah Pulang Kerja

Sejumlah pengendara ojek daring menunggu penumpang di Senayan, Jakarta, Senin (10/3/2025). Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO

Auditor Kepolisian Madya TK II Itwasum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, mengatakan korban diketahui berjulukan Mulyadi, seorang driver ojol nan saat kejadian tengah dalam perjalanan pulang.

"Jadi tadi saya mendapatkan video dari masyarakat mengenai peristiwa ini. Ketika ada terjadi pengerusakan kendaraan milik Pak Mulyadi, nan ceritanya ketika beliau ini korban sedang melangkah pulang kerja, kemudian berjumpa lah dengan kendaraan Alphard itu. Pada saat berhadapan nan searah, kemudian mobil ini memepet Pak Mulyadi," ujar Manang kepada kumparan, Selasa (18/8).

Setelah itu, pengemudi Alphard turun dari mobil dan terjadi cekcok dengan Mulyadi. Mulyadi sempat meminta maaf kepada pengemudi Alphard itu, namun tetap tak terima dan merusak motor Mulyadi.

"Sehingga menurut pengemudi Alphard, kendaraannya mengalami lecet lantaran menyenggol kendaraan motor dari Pak Mulyadi. Tapi keterangan dari Pak Mulyadi, dia tidak merasa memepet. Dan akhirnya mereka berakhir dan terjadilah cekcok," ujarnya.

"Dan pada akhirnya Pak Mulyadi sudah meminta maaf, tapi si pengemudi kendaraan Alphard tetap tidak terima dan emosi, akhirnya merusak kendaraan Pak Mulyadi menggunakan conblock sampai lampu kaca depannya pecah," lanjut dia.

Usai kejadian itu, pengemudi Alphard menemui Mulyadi menyampaikan permohonan maaf serta berjanji bakal bertanggung jawab atas seluruh kerusakan sepeda motor milik korban.

"Maaf atas kesalahan saya ya, Pak. Mohon maaf, Pak. Tolong jangan dendam ke saya, Pak. Kerusakan motor kelak saya bakal tanggung jawab, Pak. Mohon maaf ya, Pak," ujar pengemudi Alphard.

Mulyadi menerima permintaan maaf tersebut dan memperingatkan agar tidak mengulangi aksinya lagi.

"Lain kali jangan gitu lagi," kata Mulyadi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan