Ilustrasi Terapi Sonablate High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) untuk pengobatan prostat(Dok.Istimewa)
KASUS laki-laki dengan gangguan prostat meningkat. Hal itu membikin kebutuhan metode pengobatan nan efektif dengan masa pemulihan lebih cepat. Terapi Sonablate High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) bisa menjadi pengganti pengobatan prostat tanpa operasi terbuka dengan memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas tinggi untuk menghancurkan jaringan prostat nan bermasalah secara presisi, tanpa sayatan, jahitan, maupun jejak luka.
"Banyak laki-laki tidak hanya mau mengatasi kondisi prostatnya, tetapi juga mau tetap memiliki
kualitas hidup nan baik setelah menjalani pengobatan," kata Consultant Urologist Sunway Medical Centre Ipoh, dr L. Sivaneswaran, Selasa (8/9).
Sonablate High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) merupakan teknologi terapi minim invasif tanpa sayatan untuk penanganan kondisi prostat tertentu.
"Sonablate HIFU memungkinkan kami menangani jaringan prostat secara sangat presisi tanpa perlu pembedahan. Bagi pasien nan memenuhi kriteria, teknologi ini memberikan nyeri nan lebih minimal, pemulihan lebih cepat, resiko komplikasi nan lebih rendah, serta memungkinkan pasien kembali beraktivitas lebih cepat," ujar dia.
Terapi tanpa operasi dengan pemulihan lebih sigap berbeda dengan operasi prostat konvensional, Sonablate HIFU menggunakan daya ultrasound yang difokuskan secara presisi untuk menghancurkan jaringan abnormal tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya.
Dengan support pencitraan ultrasound secara real-time, master dapat memantau sekaligus menargetkan area nan bakal diterapi secara akurat. Sebagai prosedur day care, pasien umumnya dapat kembali melakukan aktivitas ringan dalam waktu 1–2 hari.
Selain itu, prosedur ini juga berpotensi mengurangi akibat perdarahan, infeksi, rawat inap berkepanjangan, serta menurunkan akibat terjadinya inkontinensia urin dan gangguan kegunaan ereksi pada pasien nan memenuhi kriteria.
Tidak Untuk Semua Pasien
Ia menjelaskan pilihan terapi HIFU disesuaikan dengan kondisi pasien. Meski menawarkan beragam keunggulan, Sonablate HIFU tidak diperuntukkan bagi semua pasien prostat. Kelayakan menjalani prosedur ini bakal ditentukan melalui pertimbangan menyeluruh oleh master ahli urologi berasas kondisi medis, hasil pemeriksaan, serta kebutuhan masing-masing pasien.
"Memilih terapi nan tepat selalu dimulai dengan memilih pasien nan tepat. Setiap rekomendasi pengobatan kami sesuaikan dengan diagnosis, kondisi kesehatan, serta angan pasien," jelas Sivaneswaran.
Didukung tim multidisiplin dan jasa International Patient Centre, rumah sakit ini memberikan pendampingan menyeluruh bagi pasien internasional, mulai dari konsultasi, koordinasi perawatan, support bahasa, hingga tindak lanjut setelah pengobatan. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·