Arief Setyadi
, Jurnalis-Minggu, 29 Maret 2026 |17:10 WIB

Henry Indraguna (Foto: Ist)
JAKARTA – Beredar berita dugaan pengeroyokan dan penganiayaan di Polda Metro Jaya nan mengaitkan nama Ketua Umum Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Fahd El Fouz A Rafiq. Kabar itu pun langsung ditepis lantaran tidak sesuai dengan kebenaran sebenarnya.
“Informasi nan beredar di ruang publik tersebut adalah tidak benar, tidak berdasar, dan tidak sesuai dengan kebenaran nan sebenarnya. Dalam peristiwa nan dimaksud, tidak terdapat pengeroyokan, tidak terjadi penganiayaan, serta tidak ada keterlibatan ketua umum kami Fahd El Fouz A Rafiq dalam corak apa pun,” ujar Wakil Ketua Umum Bapera, Henry Indraguna dalam keterangannya, Minggu (29/3/2026).
Henry menegaskan, pihak-pihak nan disebut sebagai “preman bayaran” tidak mempunyai hubungan, keterkaitan, maupun hubungan apa pun dengan Fahd El Fouz A Rafiq maupun dengan Ranny Fadh A Rafiq.
"Keberadaan mereka di letak kejadian bukan atas dasar perintah, bukan dibawa, dan tidak mempunyai hubungan dengan Fahd El Fouz A Rafiq, melainkan diduga berangkaian dengan persoalan lain nan berkarakter individual dengan pihak berbeda," imbuhnya.
Ia juga menepis info nan menyebut Fahd El Fouz A Rafiq mempunyai ajudan adalah tidak betul dan menyesatkan. Menurut pengakuan Fahd El Fouz A Rafiq dan Ranny Fadh Arafiq, kata Henry, dalam kejadian tersebut justru mereka merupakan pihak nan mengalami perlakuan tidak patut berupa penghinaan, pelecehan verbal, dan ucapan nan merendahkan martabat dari oknum tertentu di letak kejadian.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·