Soal Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun dari APBN, Ini Jawaban Purbayaamp;nbsp;

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 13 Februari 2026 |05:16 WIB

Soal Bayar Utang Whoosh Rp1,2 Triliun per Tahun dari APBN, Ini Jawaban Purbaya 

Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan mengenai pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB/Whoosh) senilai Rp1,2 triliun per tahun, nan rencananya bakal menggunakan anggaran pendapatan dan shopping negara (APBN).

"Nanti saya belum dipanggil (pemerintah pusat) untuk masalah itu, seingat saya tetap 50-50, belum diajak ke sana (membayar utang full dari APBN)," kata Purbaya saat ditemui di Jakarta.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa pembayaran tanggungjawab utang proyek kereta Whoosh bakal menggunakan APBN.

"Iya, utang Whoosh pakai APBN," ujarnya saat agenda di Stasiun Gambir, Jakarta.

Kendati begitu, kata Prasetyo, penggunaan APBN untuk bayar utang Whoosh tetap dipertimbangkan lebih lanjut untuk perihal teknisnya. Saat ini, terus dilakukan upaya negosiasi dan pembahasan teknis, termasuk melibatkan pihak Danantara.

"Belum final, laporan terakhir rapat di Danantara, jadi tetap ada finalisasi. Sekarang proses negosiasi alias pembicaraan teknis langsung dipimpin oleh Pak Rosan sebagai CEO Danantara," kata Prasetyo.

Sebelumnya, pada akhir 2025, Purbaya sempat menuturkan bahwa jalan keluar persoalan utang Whoosh tetap didiskusikan untuk menemukan skema pembayaran terbaik. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com