Jakarta - SMAN 2 Bitung sukses meraih Juara 1 dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dan Pengibaran Bendera Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 nan digelar di Lapangan Korem 131/Santiago, Kota Manado.
Kemenangan tersebut memastikan sekolah asal Kota Bitung itu menjadi wakil Provinsi Sulawesi Utara untuk melaju ke babak final nasional di Jakarta pada Agustus 2026 mendatang.
Ajang bergengsi nan digelar dalam rangka penguatan nasionalisme generasi muda itu berjalan ketat dan penuh persaingan. Sebanyak 10 sekolah menengah terbaik nan lolos final tingkat provinsi saling menunjukkan keahlian baris berbanjar dan pengibaran bendera merah putih.
Kesepuluh sekolah tersebut ialah SMA Negeri 1 Manado, SMA Negeri 2 Bitung, SMA 1 Bitung, SMA Negeri 1 Bintauna, SMA Negeri 1 Kawangkoan, SMA Negeri 9 Manado, SMA Negeri 7 Manado, SMA Negeri 8 Manado, SMA Kristen 2 Binsus Tomohon, dan SMA Katolik Rex Mundi Manado.
Pada sesi akhir perlombaan, SMA Negeri 2 Bitung sukses mengumpulkan total poin 8.970 dan keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih SMA Negeri 9 Manado dengan total poin 8.920, sedangkan posisi ketiga ditempati SMA Negeri 1 Kawangkoan.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Bitung, Maxy Awondatu, mengaku bangga atas perjuangan para siswanya hingga sukses meraih juara pertama.
"Sebagai kepala sekolah saya sangat bangga dengan mereka. Mereka sejak awal, sejak seleksi 10 besar sangat antusias berlatih dan berupaya meraih nan terbaik," ujar Maxy dalam siaran pers MPR RI, Sabtu (9/5/2026).
Ia mengatakan, para siswa menjalani latihan secara intens dan penuh disiplin demi memberikan hasil terbaik bagi sekolah. Bahkan, para peserta rela datang dari Bitung ke Manado untuk melakukan uji lapangan sebelum perlombaan berlangsung.
Menurut Maxy, persaingan di tingkat nasional kelak dipastikan lebih berat sehingga timnya bakal melakukan pertimbangan dan pembenahan secara menyeluruh.
"Kami bakal catat hal-hal nan kurang tadi dan bakal menjadi pembelajaran bagi kami untuk menghadapi final nasional nanti," katanya.
Sementara itu, salah satu peserta tim, Nadilla L.E. Sompie, mengaku dirinya dan seluruh personil tim sempat tidak percaya ketika nama sekolah mereka diumumkan sebagai juara pertama.
"Saya apalagi kami semua kaget. Sebab, semua tim musuh kami bagus-bagus juga. Kami senang dan bangga bisa mewakili nama sekolah apalagi nama provinsi ke arena final nasional nanti," ujar Nadilla.
Ia mengatakan, timnya bakal meningkatkan intensitas latihan sebagai persiapan menghadapi final nasional di Jakarta.
Kisah Haru di Balik Kemenangan
Di kembali euforia kemenangan SMA Negeri 2 Bitung, tersimpan kisah haru nan menyentuh para peserta dan penonton nan datang di arena perlombaan.
Komandan regu tim, Jesen Rorong, rupanya menerima berita duka saat perlombaan sedang berlangsung. Ayahnya meninggal bumi lantaran sakit tepat pada pagi hari ketika kejuaraan dimulai.
Meski diliputi kesedihan, Jesen tetap memperkuat memimpin timnya hingga menyelesaikan perlombaan dan akhirnya sukses membawa sekolahnya menjadi juara pertama tingkat provinsi.
Kisah tersebut membikin banyak pihak nan datang merasa terenyuh dan ikut merasakan kesedihan sang komandan regu di tengah kebahagiaan kemenangan.
Dihadiri Ketua MPR RI
Kejuaraan LKBB dan Pengibaran Bendera Tingkat Provinsi Sulawesi Utara tahun 2026 terasa spesial lantaran dihadiri langsung Ketua MPR RI, Ahmad Muzani nan sekaligus memimpin upacara pembukaan kegiatan.
Turut datang dalam aktivitas itu Anggota MPR Fraksi Gerindra Martin D. Tumbelaka, Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI Heri Herawan dan jejeran Sekretariat Jenderal MPR RI, Kapolda Sulawesi Utara Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, Kasiter Kasrem 131 Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, Kepala Dinas Pendidikan Sulut Femmy Suluh, Tim Ahli Gubernur Bidang Kepemudaan Faris Suharyo, para pejabat Pemprov Sulut, serta para pembimbing pendamping. (prf/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·