Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah resmi mengumumkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat provinsi Jawa Tengah 2026.
Pemenang LCC MPR RI tingkat provinsi Jateng dilakukan setelah proses penyisihan dari sembilan sekolah, ialah SMAN 1 Randublatung, SMAN 1 Pati, MAN 2 Wonosobo, SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Cilacap, SMAN 1 Klaten, SMAN 7 Semarang, SMA Regina Pacis Surakarta, dan SMAN 1 Bumiayu.
Dari hasil tersebut, SMA Negeri 1 Klaten maju mewakili provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam LCC MPR RI. tingkat provinsi 2026. Selanjutnya mereka bakal berkompetisi ketat untuk menjuarai tingkat nasional.
"Regu A dari SMAN 1 Pati memperoleh poin sebesar 110, Regu B dari SMA N 1 Randublatung dengan poin 100, dan Regu C dari SMAN 1 Klaten dengan poin 125. Dengan demikian, regu C dari SMAN 1 Klaten sebagai juara satu Provinsi Jawa Tengah pada Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI Tahun 2026 dan berkuasa mewakili Provinsi Jawa Tengah ke tingkat nasional di Jakarta. Demikian terima kasih sukses belajar selalu," papar Siti dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).
Hal tersebut disampaikannya saat dalam babak final LCC MPR RI nan berjalan di Hotel MG Setos, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/4/2026).
Adapun proses penyisihan hingga ke babak final tingkat provinsi Jateng bukanlah perihal nan mudah untuk dilewati. Dari sembilan sekolah, masing-masing terbagi tiga regu, dan kudu memenangkan tiga sesi tantangan.
Sesi pertama ialah Wawasan Empat Pilar MPR RI, di mana para peserta di setiap regu bergantian memberikan jawaban sigap dan tepat dengan lama singkat. Kemudian sesi kedua, ialah Tematik Empat Pilar MPR RI, di mana para peserta memberikan pandangannya baik pro dan kontra terhadap suatu kasus, dengan tema nan dipilih melalui spin acak.
Selanjutnya pada sesi ketiga, seluruh peserta secara perseorangan kudu berebutan memberikan jawaban dengan sigap dan tepat dan tidak boleh dibantu peserta lainnya meski satu regu.
Pada sesi tersebut, para peserta bakal dinilai oleh juri penilai, ialah Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah; Kepala Biro Umum, Deputi Bidang Administrasi MPR RI, Herry Putra; Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Jenderal, Biro Sekretariat Pimpinan, Deputi Bidang Pengkajian dan Pemasyarakatan Konstitusi MPR RI, Kartika Indriati Sekarsari; dan Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes) Noorochmat Isdaryanto.
Di babak pertama, SMAN 1 Pati menjadi pemenang dengan total poin 135 mengalahkan sekolah SMA Regina Pacis Surakarta dengan total poin 75, dan MAN 2 Wonosobo dengan total poin 105. Kemudian di babak kedua, SMAN 1 Randublatung menjadi pemenang dengan total poin sebanyak 140, mengalahkan SMAN 1 Purbalingga dengan total poin 90 dan SMAN 7 Semarang dengan total poin 50.
Selanjutnya di babak ketiga, SMAN 1 Klaten menjadi pemenang dengan total poin sebanyak 115, mengalahkan SMAN 2 Cilacap dengan total poin sebanyak 85, dan SMAN 1 Bumiayu dengan total poin 85.
Dari tiga babak penyisihan, terpilih SMAN 1 Pati, SMAN 1 Randublatung dan SMAN 1 Klaten nan berkompetisi dalam babak final. Suasana menjadi menegangkan ketika tiga sekolah berkompetisi secara ketat di babak final, para peserta juga dengan sigap tanpa ragu memberikan jawabannya.
Para penonton menyambut dengan meriah dan antusias saat peserta menjawab pertanyaan dengan benar. Sebaliknya, para peserta dengan jawaban nan salah menyebabkan pengurangan nilai sehingga nampak mimik lesuh, namun tetap semangat.
Perjuangan nan Tidak Mudah
Perjuangan SMAN 1 Klaten untuk mewakili Jawa Tengah tentu tak mudah. Salah satu pesertanya, Kevin Dzakiano Wibowo mengaku bangga mengikuti arena ini.
"Akhirnya setelah bertahun-tahun kami mendapatkan kesempatan ini. Maka dari itu kami sangat-sangat berupaya sekeras mungkin, dan mengorbankan waktu-waktu kami demi belajar untuk LCC Empat Pilar MPR RI ini," ungkap Kevin.
Terkait persiapan menuju tingkat nasional, dia dan rekan-rekannya optimistis dapat meraih kemenangan. Kevin juga berkeinginan mempertahankan Jawa Tengah sebagai juara nasional LCC, mengingat pada arena tahun 2025 gelar tersebut diraih oleh SMAN 1 Wonosobo.
"Kita bakal berjuang lebih keras, lantaran kami juga membawa SMAN 1 Klaten dan provinsi Jawa Tengah untuk tetap juara, lantaran pada tahun sebelumnya sudah mendapatkan juara satu, jadi kami sangat berupaya untuk bisa mempertahankan," tegasnya.
Sementara itu, pembimbing pendamping nan mewakili SMAN 1 Klaten, Agus Eko Cahyono mengaku haru dengan perjuangan luar biasa dari para siswa-siswinya hingga juara mewakili Jateng.
"Kami meyakini setiap anak itu punya potensi untuk tumbuh, kita memandang segala kelebihannya dan kelemahannya apa, dan kita poles kelebihannya agar makin bagus. Kemudian kita tutup kelemahannya agar percaya bahwa kelemahannya Itu nan nantinya bakal menjadi kelebihan mereka," papar Eko.
Sebagai persiapan ke tingkat nasional, Eko bakal membujuk mereka untuk lebih disiplin ketat dalam mengatur waktu demi mewujudkan belajar nan optimal.
Ia juga mengapresiasi MPR RI nan telah menciptakan LCC Empat Pilar sehingga menciptakan suasana bersaing namun suportif nan menciptakan kenangan tidak terlupakan.
"Sangat apresiasi MPR RI, meninggalkan kenangan nan luar biasa nan tidak bisa dilupakan. Panitia nan ramah, juga bisa berjumpa dengan bapak ibu pembimbing dari sekolah lain, dan kita punya satu kesamaan ialah menanamkan nilai-nilai nasionalisme ke anak-anak," ucapnya.
Sebelumnya, arena ini telah dibuka oleh Wakil Ketua MPR RI, Bambang Wuryanto dan Lestari Moerdijat, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi nan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin.
Bambang berambisi LCC Empat Pilar MPR RI ini bakal terus menjadi pengingat sekaligus penguat nasionalisme terhadap generasi baru.
"Kalau sebuah bangsa lupa terhadap sejarah bangsanya, maka kita sudah tidak ada gunanya berbangsa. MPR RI memprakarsai aktivitas seperti ini agar kita selalu ingat berbangsa dan bernegara. Karena berbangsa dan bernegara itu adalah konsensus," pungkasnya.
Sebagai informasi, turut datang pada pembukaan LCC Empat Pilar MPR RI, ialah personil MPR RI Fraksi Nasdem, Fadholi dan Anggota MPR RI Fraksi PKB, Mohamad Toha. (prf/ega)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·