Sistem Bansos Digital Siap Layani 50 Juta Orang Penerima BLT

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |14:48 WIB

Sistem Bansos Digital Siap Layani 50 Juta Orang Penerima BLT

Sistem Bansos Digital Siap Layani 50 Juta Orang Penerima BLT (Foto: Menkomdigi/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan sistem support sosial (bansos) digital siap melayani sekitar 50 juta penerima faedah ketika diluncurkan pada Oktober 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, pihaknya bakal melakukan pengetesan sistem untuk memastikan jasa dapat melangkah andal sekaligus menjaga keamanan info penerima.

"Kita tahu ini menyangkut tadi kurang lebih angkanya 50 juta masyarakat nan kemungkinan secara berbarengan bakal mengakses portal ini, sehingga kita tadi juga sudah sepakat di bawah pengarahan Pak Luhut untuk melakukan stress test dan load test," kata Meutya dalam konvensi pers, Kamis (10/9/2026).

Dia menjelaskan, pengetesan bakal dilakukan berbareng dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Menurutnya, pengetesan juga bakal mencakup pengaturan pola waktu akses masyarakat guna mencegah terjadinya penumpukan akses alias jamming ketika portal mulai digunakan secara luas.

"Jadi, tadi kita sudah kan siapkan serangkaian langkah-langkah untuk melakukan load test, stress test, sekaligus juga memandang gimana penyebaran waktu untuk masyarakat mengakses portal ini agar tidak ada jamming di saat nan bersamaan," jelas Meutya.

Lebih jauh, Meutya mengatakan uji coba keandalan bansos digital sebelumnya juga telah dilakukan di Sleman, di mana menurutnya masyarakat menunjukkan antusiasme nan luar biasa terhadap program support tersebut.

Meski demikian, Meutya mengakui penerapan sistem secara nasional tidak dapat langsung melangkah sempurna. Pemerintah telah menyiapkan sistem sanggah untuk mengakomodasi andaikan terdapat kesalahan dalam info penerima bansos.

"Secara sistem, sistem sanggah juga sudah siap untuk kemudian info selalu diperbaiki. Mudah-mudahan Oktober info sudah bisa jauh lebih siap, sistem prasarana sudah lebih siap, dan masyarakat juga sudah bisa lebih siap juga untuk melakukan perbaikan-perbaikan data," tutupnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑