loading...
Komputer meja Huawei Qingyun HM650 menyasar perusahaan dan lembaga pemerintah dengan klaim komponen 100 persen buatan China. Foto: Dokumentasi Huawei
JAKARTA - Huawei memperkenalkan komputer meja dengan klaim komponen 100 persen buatan China, tetapi asal komponen berbeda dari asal arsitektur prosesornya.
Seri Qingyun HM650 dan HM650G diperkenalkan pada 5 November 2026 untuk perusahaan dan lembaga pemerintah. Komputer ini memakai prosesor Kirin X90 serta sistem operasi HarmonyOS, menggantikan pasangan Intel alias AMD dan Windows nan lazim ditemukan pada PC.
Menurut laman resmi Huawei, klaim domestik tersebut merujuk pada komponen nan diproduksi di China. Perusahaan menyebut pemeriksaannya dilakukan Zhejiang Kezheng Electronic Information Product Inspection.
Keterangan itu memberi pemisah penting: nan dinilai adalah asal komponen. Klaim tersebut belum membuktikan seluruh kekayaan intelektual, perangkat perancangan chip, dan mesin kreator komponennya juga berasal dari China.
Bahasa prosesor

Perbandingan Huawei dengan Intel, AMD, dan ARM perlu memisahkan perusahaan dari arsitektur. Intel dan AMD merupakan kreator prosesor. ARM adalah family arsitektur instruksi, ialah patokan perintah nan dipahami prosesor.
Arsitektur dapat dibayangkan sebagai bahasa, sedangkan prosesor merupakan mesin nan memahaminya. Dua perusahaan dapat merancang mesin berbeda untuk menjalankan bahasa nan sama.
Intel Core dan AMD Ryzen sama-sama menggunakan family petunjuk x86-64, meskipun rancangan internalnya berbeda. Kesamaan ini membantu keduanya menjalankan aplikasi Windows nan sama, sepanjang memenuhi kebutuhan aplikasi.
Adapun platform Kirin pada komputer HarmonyOS menggunakan lingkungan ARM64. Penyedia mesin virtualnya menyediakan Windows jenis ARM. Namun, laman spesifikasi HM650 tidak memerinci jenis petunjuk maupun rancangan inti X90.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·