Sindir Charles Barkley di Wisuda LSU, Shaquille O'Neal Resmi Raih Gelar Magister Kedua!

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sindir Charles Barkley di Wisuda LSU, Shaquille O'Neal Resmi Raih Gelar Magister Kedua! Legenda NBA Shaquille O'Neal baru saja lulus S2 lagi dari LSU. Di sela wisuda, Shaq sempat-sempatnya menyindir Charles Barkley hingga bikin seisi ruangan tertawa.(Christopher Hawkins)

LEGENDA NBA, Shaquille O'Neal, kembali menambah panjang daftar pencapaian akademisnya. Pria berumur 54 tahun tersebut resmi menerima gelar magister keduanya, Master of Arts in Liberal Arts (MALA), dari Louisiana State University (LSU) pada Sabtu, 16 Mei 2026. Menariknya, sebelum naik ke atas panggung, sang legenda sempat-sempatnya mengejek sahabat sekaligus rekan sesama presenter di aktivitas Inside the NBA, Charles Barkley.

O'Neal, nan dikenal mempunyai hubungan kompetitif namun berkawan layaknya kakak-adik dengan Barkley, 63, sukses meyakinkan pihak fakultas nan bekerja membaca nama wisudawan untuk melakukan tindakan jenaka. Saat gilirannya tiba, sang pengajar membacakan namanya menjadi, "Shaquille 'I Hate Charles Barkley' O'Neal."

Aksi kocak ini langsung memicu gelak tawa riuh dari seluruh hadirin nan memadati ruangan, sebagaimana terlihat dalam video nan beredar luas di media sosial. Menggunakan toga lengkap, O'Neal tampak tersenyum lebar dan ikut tertawa saat melangkah ke atas panggung. Sebelum menjabat tangan guru besar dan menerima ijazahnya, mantan bintang Los Angeles Lakers itu menyempatkan diri melambaikan tangan ke arah penonton dan menari kecil.

Di kembali tindakan jenakanya, O'Neal sangat serius dalam menyelesaikan studinya. Tesis nan dia susun berjudul "Interdisciplinary Approach to Mentorship through the lens of the epic poem – 'The Odyssey'". Karya ilmiah ini ditulis untuk mendukung perannya sebagai mentor bagi para atlet muda.

Kelulusan ini menandai gelar universitas keempat nan sukses diraih O'Neal. Sebelumnya, dia telah mengantongi gelar Bachelor of General Studies (2000), Master of Business Administration (2005), dan Doctor of Education (2012).

Bulan lalu, O'Neal sempat membagikan ceritanya kepada New York Post mengenai alasannya mengambil bidang ini.

"Saya sempat memikirkan ilmu jiwa olahraga, tetapi bagian ilmu jiwa itu sedikit terlalu berat bagi saya," ungkapnya.

Bagi O'Neal, terus belajar adalah komitmen krusial demi memberikan contoh nyata kepada keenam anaknya, Taahirah, Myles, Shareef, Shaqir, Amirah, dan Me'arah—serta para fans mudanya. Ia juga menyoroti kejadian NIL (Name, Image, and Likeness) nan sekarang memungkinkan atlet mahasiswa menghasilkan duit sendiri.

"Kita sering membahas tentang NIL, apa nan terjadi sekarang. Orang-orang selalu konsentrasi pada duit terlebih dahulu, tetapi Anda kudu mempunyai pendidikan tentang gimana mengelola duit tersebut," jelas O'Neal.

"Jadi saya mau anak-anak saya dan mereka nan mengikuti saya berkata, 'Oke, dia berpendidikan. Mungkin saya juga kudu melakukannya,' " tambahnya. (People/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia