Silaturahmi dengan Gubernur Jateng, Andre Rosiade Dorong Peran IKM dalam Pembangunan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade menghadiri pertemuan berbareng perantau Minang di Semarang. Pertemuan ini juga dibarengi dengan agenda silaturahmi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi serta jejeran pengurus DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Jawa Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, Andre Rosiade nan juga merupakan Ketua Umum DPP IKM, menegaskan bahwa perantau Minang kudu menjadi kekuatan strategis. Kekuatan nan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong pembangunan, baik di tingkat wilayah maupun nasional.

"Kami punya prinsip, dibangun dengan bijak, dijalankan dengan jujur. Kita bakal menjadi mitra positif bagi pemerintah, baik pemerintah kota, kabupaten, maupun pusat," ujar Andre Rosiade dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andre Rosiade juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat gotong royong di kalangan perantau, nan selama ini dikenal mempunyai solidaritas tinggi.

Selain agenda silaturahmi, pertemuan tersebut membahas penguatan kelembagaan IKM di Jawa Tengah, termasuk rencana penyediaan instansi DPW sementara hingga pembangunan sekretariat permanen. Andre Rosiade apalagi membuka kesempatan pemanfaatan ruang kosong untuk mendukung aktivitas organisasi.

"Kalau ada ruang nan bisa dimanfaatkan, silakan digunakan sementara. nan krusial organisasi tetap melangkah dan memberikan manfaat," kata Ketua Umum DPP IKM, Andre Rosiade.

Dalam diskusi, turut dibahas pengelolaan aset milik perantau Minang di area Tembalang, Semarang. Aset tersebut dinilai mempunyai potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan, termasuk pondok bagi mahasiswa.

Andre Rosiade mendorong agar aset tersebut segera dioptimalkan melalui pembaharuan dan pengelolaan nan lebih profesional.

"Kalau aset itu kita kelola dengan baik, dalam waktu singkat bisa kita hidupkan kembali. Ini krusial agar organisasi punya pedoman nan jelas," ujar Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Andre Rosiade.

Kemudian, dia juga mencontohkan keberhasilan perantau Minang di Yogyakarta nan telah lebih dulu mengelola aset menjadi pondok mahasiswa, sebagai model nan bisa diterapkan di Jawa Tengah. Lalu, rencana pembangunan akomodasi terpadu berbasis masjid dan ruang serbaguna juga menjadi bagian dari pembahasan, dengan angan dapat memberikan faedah luas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Andre Rosiade menyoroti besarnya kontribusi ekonomi perantau Minang terhadap kampung halaman, khususnya Sumatera Barat.

"Perantau ini kekuatan besar. Setiap tahun bisa kirim nyaris Rp20 triliun ke Sumatera Barat. Ini bukti nyata peran perantau dalam menggerakkan ekonomi daerah," ungkap Sekretaris Fraksi Partai Gerindra MPR RI, Andre Rosiade.

Namun, Andre juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat dalam beberapa tahun terakhir mengalami perlambatan, sehingga diperlukan kerjasama semua pihak untuk mendorong kebangkitan ekonomi daerah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial dalam mempererat hubungan antara perantau Minang, pemerintah daerah, dan organisasi IKM, sekaligus memperkuat sinergi untuk mendukung pembangunan nan lebih merata dan berkelanjutan.

(azh/idn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News