
Rasanya baru kemarin kita mengabarkan bahwa Microsoft merilis Office LTSC 2021 untuk pengguna, menggantikan Office LTSC 2019 nan bakal mencapai akhir dukungan.
Nah waktu rupanya sigap berlalu dan sekarang Microsoft Office LTSC 2021 juga bakal segera mencapai akhir masa support dengan Microsoft mengonfirmasi bahwa support tersebut bakal resmi berhujung pada 13 Oktober 2026.
Microsoft juga secara terbuka mendorong pengguna untuk mulai beranjak ke solusi berbasis Cloud seperti Microsoft 365, lantaran setelah support berakhir, aplikasi memang tetap bisa digunakan, namun tidak bakal menerima pembaruan keamanan, perbaikan bug dan support teknis resmi nan tentu sangat krusial untuk pelaku bisnis.
Dorong Pengguna Bisnis Ke Microsoft 365
Nah untuk mengantisipasi perihal tersebut, Microsoft juga telah menyarankan beberapa opsi upgrade tergantung skala bisnis, mulai Microsoft 365 Business Premium dan Standard, alias Microsoft 365 Apps for Business untuk upaya nan kurang dari 300 pengguna.
Sementara itu, untuk perusahaan besar alias enterprises, Microsoft menyarankan penggunaan Microsoft 365 E3, Office 365 E3 dan Microsoft 365 Apps for enterprise. Versi ini jelas menawarkan fitur nan lebih lengkap, termasuk keamanan tingkat lanjut, management perangkat dan kepatuhan terhadap standar enterprise.
Jik amu penasaran, apa bedanya Microsoft 365 E3 dan Office 365 E3, jadi bisa dibilang Office 365 E3 ini adalah paket Office ditambah jasa Cloud dasar, sementara Microsoft 365 E3 ini lebih komplit dengan Office 365 E3, Windows + Security + Device Management, Data Protections dan lainnya.
Namun sebelum ikut saran Microsoft, pelaku upaya alias para pengguna wajib tahu nih bahwa solusi berbasis Cloud memerlukan hubungan internet dan sistem kerja nan terintegrasi secara online.
Sementara jika tetap mau bekerja seara offline, tetap ada solusi lain ialah Microsoft Office LTSC 2024 nan tetap bakal mendapatkan support hingga 9 Oktober 2029.
Nah apakah Anda bakal upgrade alias stay terus di Office 2021? tentu pilihan tergantung pengguna, dan apalagi tetap banyak kok nan pakai Office 2019 alias apalagi Office 2016 lantaran meskipun masa support berakhir, bukan berfaedah aplikasi ini sudah tidak bisa digunakan.
Via : Microsoft
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
6 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·