Arc Browser Bakal Ditutup pada Desember 2026!

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Sebuah berita menarik dan krusial datang dari The Browser Company, nan kita tahu dulu membikin dan memperkenalkan Arc Browser nan yang mulai tersedia secara resmi di Windows dua tahun lalu.

Nah jadi kawan kawan, The Browser Company resmi mengumumkan bahwa Arc Browser bakal dihentikan pada Desember 2026. Tapi bukan berfaedah dia betul benar dihentikan, lantaran browser nan sempat menarik perhatian berkah tampilan unik dan fitur kustomisasinya ini sekarang kudu memberi jalan bagi Dia, browser baru perusahaan nan berfokus pada kepintaran buatan (AI).

Dalam pengumuman berjudul A farewell to Arc, pendiri The Browser Company, Josh Miller, menjelaskan bahwa perkembangan AI nan begitu sigap membikin browser kudu terus diperbarui, termasuk dari sisi keamanan. Oleh lantaran itu, tim engineering dan keamanan perusahaan sekarang berfokus mengembangkan Dia, mereka memutuskan untuk mengakhiri perjalanan Arc.

Bagi pengguna Arc, berita ini tentu cukup disayangkan, lantaran tersebut mulai terkenal sejak 2023 berkah tampilan nan berbeda dari browser konvensional, fitur Spaces untuk mengatur aktivitas browsing, serta pemblokir iklan bawaan.

Pengguna Arc Bisa Memindahkan Data ke Dia

Nah meski Arc bakal dihentikan, pengguna tidak kudu memulai semuanya dari awal, lantaran The Browser Company menyediakan sistem migrasi agar info dari Arc dapat dipindahkan ke Dia.

Data nan bisa dibawa mencakup, Password dan bookmark, Extensions dan riwayat browsing, Spaces dan Folders dan apalagi Tab Groups.

Nah mereka juga menyebut Dia sebagai penerus Arc nan menawarkan pengalaman browsing serupa, sekaligus peningkatan dalam aspek stabilitas, performa, dan keamanan berasas pengetesan internal mereka.

Dan menariknya, pengguna juga tidak diwajibkan menggunakan fitur AI bawaan Dia, dan jika lebih menyukai pengalaman browsing konvensional, pengguna bisa memilih untuk tidak menggunakan keahlian AI tersebut.

Namun, bagi pengguna nan selama ini menyukai Arc justru lantaran pendekatannya nan berbeda, tetap perlu waktu untuk beradaptasi dengan browser penggantinya.

Jadwal Penghentian Arc Browser

Nah jika Anda penasaran, The Browser Company telah menetapkan beberapa tahapan sebelum Arc betul-betul berakhir beroperasi. Berikut agenda nan perlu diperhatikan pengguna.

Yang pertama, mulai 22 Oktober nanti, pengguna tidak lagi bisa membikin akun Arc baru, namun, pemilik akun nan sudah ada tetap dapat mengekspor info dari Arc dan mengimpornya ke Dia.

Lanjut, mulai 22 November fitur AI dan Browse for Me pada Arc jenis iOS dan Android bakal dinonaktifkan. Sementara itu, Arc Search tetap bisa berfaedah di desktop, tetapi pengguna tidak dapat masuk ke akun alias menyinkronkan tab.

Dan terakhir, pada 22 Desember Arc bakal dihapus dari seluruh app store dan berakhir berfungsi, dan apalagi akun Arc juga bakal dinonaktifkan, sedangkan info pribadi pengguna dijadwalkan dihapus setelah 30 hari.

Dengan agenda tersebut, pengguna nan tetap mengandalkan Arc sebaiknya mulai memindahkan info sebelum jasa betul-betul dihentikan. Jangan menunggu sampai Desember jika tetap ada password, bookmark, alias pengaturan nan perlu dipastikan ikut terbawa.

Dia Menjadi Fokus Baru The Browser Company

Nah keputusan menghentikan Arc sebenarnya sejalan dengan arah pengembangan The Browser Company dalam beberapa waktu terakhir, lantaran mereka mulai mengalihkan perhatian ke Dia, browser nan dirancang dengan integrasi AI sebagai salah satu konsentrasi utamanya.

Menurut mereka, perkembangan AI nan sigap juga menuntut pembaruan berkepanjangan untuk menjaga keamanan browser. Oleh lantaran itu, mereka memilih memusatkan sumber daya pengembangan pada Dia daripada mempertahankan dua browser sekaligus.

Bagi pengguna, keputusan ini berfaedah pilihan browser dari The Browser Company bakal semakin terpusat pada Dia, dan pengguna Arc nan mau tetap berada dalam ekosistem perusahaan tersebut perlu bersiap untuk berpindah.

Nah gimana menurutmu? apakah Anda pakai Arc Browser? jika iya sekrang saatnya untuk mulai migrasi dan pindah ke Dia, untuk info komplit mengenai penghentian Arc dan proses migrasi tersedia melalui pengumuman resmi The Browser Company di situs Arc.

Komen dibawah guys, dan berikan pendapatmu.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑