Siaga 1, Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS hingga Harga Minyak Diprediksi USD200 per Barel

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |11:35 WIB

Siaga 1, Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS hingga Harga Minyak Diprediksi USD200 per Barel

Siaga 1, Rupiah Tembus Rp17.000 per Dolar AS hingga Harga Minyak Diprediksi USD200 per Barel (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah ke Rp17.000. Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi nyaris 3 persen pada sesi pembukaan. Pelemahan Rupiah dan IHSG ini kompak dipicu oleh kombinasi sentimen eksternal nan ekstrem di Timur Tengah dan kekhawatiran fiskal di dalam negeri.

Apalagi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memerintahkan jajarannya untuk siaga tingkat 1 sebagai langkah antisipasi perkembangan situasi di dalam negeri akibat bentrok di area Timur Tengah.

Mojtaba Khameini Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Pengamat pasar duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, aspek utama nan mengagetkan pasar adalah terpilihnya Mojtaba Khameini sebagai pemimpin baru Iran menggantikan Ayatullah Khameini. Sosoknya nan dinilai fundamentalis diprediksi bakal memperpanjang eskalasi bentrok di Timur Tengah, ditambah dengan retensi keras dari pihak Donald Trump.

"Trump mengatakan bakal memusnahkan, bakal mengganti rezim nan ada di Iran. Ini nan membikin apa? Ketegangan di Timur Tengah melonjak tinggi berakibat terhadap penutupan Selat Hormuz. Banyak analis nan mengatakan kemungkinan besar nilai minyak mentah ini bakal mencapai level USD200 per barel andaikan dalam jangka waktu 1 bulan ini belum ada penyelesaian tentang krisis di Timur Tengah," jelas Ibrahim dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Harga Minyak Naik

Lonjakan nilai minyak mentah nan sekarang berada di kisaran USD117 per barel dikhawatirkan bakal memicu krisis ekonomi dunia nan serupa dengan tahun 2008 akibat terganggunya jalur daya di Selat Hormuz.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com