Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan tanggapannya setelah eks pembimbing timnas Indonesia Shin Tae-yong sekarang berasosiasi ke Persija Jakarta sebagai pembimbing kepala nan baru.
Erick menyambut positif kembalinya Shin ke Indonesia, lantaran menurutnya dengan semakin banyak kualitas pembimbing bagus nan berkarier di sini, maka itu menjadi pertanda kualitas liga di tanah air semakin berkembang ke arah nan benar.
"Bagus dong. Karena ranking liga kita itu kan naik dari 25 menjadi 16 jika tidak salah. Target kita jika bisa 10 besar. Kemarin secara komersial, liga kita sudah ranking satu Asia Tenggara," kata Erick kepada wartawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, setelah kemenangan 1-0 Indonesia atas Mozambik.
"Ya jadi makin banyak coach bagus ke liga, kualitas liga makin bagus, mudah-mudahan liga tembus 10 besar dan tentu itu menjadi bagian esensial pengembangan tim nasional selain ya terus kita pacu, U17 kita, U19 kita, dan juga grassroots kita nan sekarang terus kita dorong," tambah dia.
Shin diumumkan sebagai pembimbing kepala Persija nan baru pada bertemu pers di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Senin.
Persija menjadi pekerjaan keempat Shin setelah melatih timnas Indonesia selama lima tahun berhujung pada Januari 2025.
Setelah kontraknya di Indonesia diputus PSSI awal Januari tahun lalu, Shin menjadi wakil ketua umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan.
Selesai dari situ, pembimbing asal Korea Selatan itu menjadi Director of Football di Seongnam FC selama empat bulan, dan terakhir menjadi pembimbing di Ulsan HD selama dua bulan nan diakhiri dengan dua kemenangan, empat seri, dan empat kekalahan dari 10 laga.
Selama lima tahun di Indonesia, meski belum bisa menghadirkan trofi, Shin membawa tim Garuda mencapai pencapaian nan membanggakan, seperti meloloskan tiga tim nasional ke Piala Asia, lolos 16 besar Piala Asia 2023, menjadi ranking keempat Piala Asia U23 2024, lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 sekaligus lolos ke Piala Asia 2027, hingga mengerek ranking timnas dari ranking 173 bumi ke ranking 129 dunia.
Secara total, dia sudah memimpin tim Garuda dalam 57 pertandingan nan diakhiri 26 kemenangan, 14 seri, dan 17 kekalahan. Selain melatih tim senior, lima tahun di tanah air juga dihabiskan pembimbing berumur 55 tahun itu dengan memimpin tiga tim nasional golongan umur, ialah tim U19, tim U20, dan tim U23.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·