Atlet para angkat berat Indonesia Shebrioni.(Dok. Instagra, NPC Indonesia)
ATLET para angkat berat Indonesia, Shebrioni, sukses mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih pada arena Asian Para Games 2026. Prestasi ini diraih setelah dia menempati ranking ketiga dalam pertandingan nomor putri kelas -61 kilogram (kg) nan berjalan di Nagoya City Trade & Industry Center, Jepang, Selasa (20/10).
Berdasarkan info statistik penyelenggara, atlet berumur 34 tahun tersebut mencatatkan angkatan terbaik seberat 115 kilogram. Hasil ini memastikan posisinya di podium, di bawah atlet Uzbekistan Muslima Nuriddinova nan meraih lencana emas dengan angkatan 129 kg, serta wakil China Sijia Chen nan membawa pulang perak dengan angkatan 126 kg.
Dalam persaingan ketat tersebut, Nuriddinova unggul tiga kilogram dari Chen untuk mengamankan posisi puncak. Sementara itu, Shebrioni terpaut 14 kilogram dari peraih lencana emas.
Jalannya Pertandingan
Pada babak final, Shebrioni mengawali penampilannya dengan performa nan solid. Ia langsung sukses mengangkat beban seberat 115 kg pada kesempatan pertama. Namun, tantangan muncul pada percobaan berikutnya.
Atlet senior Indonesia ini mencoba meningkatkan beban angkatannya pada kesempatan kedua dan ketiga, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Kegagalan di dua kesempatan terakhir membikin catatan 115 kg dari percobaan pertama menjadi hasil terbaiknya sekaligus mengunci lencana perunggu.
Sesuai regulasi, bagian para angkat berat menguji keahlian atlet dalam mengangkat beban melalui aktivitas bench press dengan posisi berbaring. Penilaian didasarkan pada beban terberat nan sukses diangkat secara sah dari tiga kesempatan nan diberikan.
Tambahan Medali untuk Indonesia
Keberhasilan Shebrioni pada hari kedua kejuaraan para angkat berat ini menambah koleksi lencana Indonesia di arena Asian Para Games 2026. Di hari nan sama, prestasi serupa juga ditorehkan oleh Margono.
Margono nan turun di nomor putra kelas -65 kilogram sukses menyabet lencana perunggu, memperkuat posisi kontingen Indonesia dalam perolehan lencana di arena olahraga disabilitas terbesar di Asia tersebut. (Ant/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·