Anggie Ariesta
, Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2026 |11:21 WIB

Setoran Pajak Kurang Rp750 Triliun, DJP Bidik Penerimaan dari Sektor Ini (Foto: Dirjen Pajak/Okezone)
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengejar sisa sasaran penerimaan pajak sebesar Rp750 triliun hingga akhir 2026. Target akumulasi penerimaan perpajakan dalam APBN 2026 mencapai Rp2.357 triliun.
Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto mengatakan, realisasi penerimaan pajak hingga 30 September 2026 telah terkumpul sebesar Rp1.607 triliun alias setara 68,2 persen dari target. Pencapaian ini mencatatkan laju pertumbuhan kumulatif sebesar 24,1 persen secara tahunan.
"Realisasi penerimaan sampai 30 September 2026, seperti nan disampaikan Pak Menkeu, kita bertumbuh akumulasi 24,1 persen dan sisa penerimaan ke depan nan tetap kudu kami emban sesuai dengan sasaran itu sekitar Rp750 triliun," ujar Bimo dalam konvensi pers APBN KiTa, Jumat (9/10/2026).
Untuk mengamankan sisa sasaran pada kuartal IV-2026, DJP bakal mengoptimalkan integrasi pedoman info perpajakan guna memperketat pengawasan, pemeriksaan, penegakan hukum, serta penggalian potensi pajak nan belum tergarap maksimal.
Langkah efektivitas eksekusi juga ditopang oleh optimasi sejumlah instrumen kebijakan perpajakan, seperti pemungutan pajak transaksi digital luar negeri, PPh lewat skema marketplace, hingga insentif pengurangan hukuman administratif perpajakan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·