Mundur dari Golkar, Walkot Makassar Maju Calon Ketua Demokrat Sulsel

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin namalain Appi mencalonkan diri sebagai calon Ketua DPW Partai Demokrat Sulawesi Selatan setelah mengundurkan diri dari Partai Golkar.

Majunya Appi sebagai calon Ketua Demokrat Sulsel diklaim mendapatkan support dari 24 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat kabupaten/kota se-Sulsel dan disebut sebagai calon tunggal pada Musda Demokrat Sulsel nan bakal digelar pada 23 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, Ketua DPC 24 kabupaten/kota datang pada kesempatan ini," kata Sekretaris DPD Demokrat Sulsel, Haidar Majid usai Appi mengembalikan blangko calon Ketua Demokrat Sulsel, Minggu (18/10).

Dalam proses pengembalian blangko pendaftaran tersebut, kata Haidar bahwa berkas persyaratan pencalonan nan diserahkan Appi telah melalui proses pemeriksaan oleh panitia dan dinyatakan lengkap.

"Setelah dilakukan pengecekan berkas bapak Munafri Arifuddin, berkas dinyatakan lengkap," ujarnya.

Menurut Haidar bahwa Appi tidak hanya mendapatkan support dari 24 DPC Demokrat di Sulsel, namun support juga datang dari organisasi sayap partai berlambang mercy tersebut.

"Pak Appi mendapat support sayap Partai Demokrat pada kesempatan kali ini," pungkasnya.

Selanjutnya proses pemilihan Ketua DPD Demokrat Sulsel bakal memasuki tahapan Musda pada 23 Oktober mendatang di Makassar.

Pada 5 Oktober, Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin resmi mengundurkan diri dari Golkar. Appi yang saat itu menjabat Ketua DPD II Golkar Makassar memilh mundur usai dirayu berasosiasi dengan Demokrat.

Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya ke Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di Jalan Batu Putih, Makassar, Senin (5/10/2026). Hal ini dibenarkan oleh Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel Kadir Halid.

"Sudah resmi mundur, mulai hari ini. Tadi pagi diantar langsung suratnya ke rumah Pak IAS," ujar Kadir kepada detikSulsel, Senin (5/10).

(mir/wis)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑