Setoran Bea dan Cukai Positif, Tembus Rp100,6 T di April 2026

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi perekonomian Indonesia tetap tetap menunjukkan keahlian nan kuat dan resilien, meski ketidakpastian dunia tetap cukup tinggi akibat ketegangan di Timur Tengah. Hal ini lantaran peran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan kepabeanan dan cukai menjadi sektor nan berkedudukan strategis baik dari sisi penerimaan maupun pengawasan.

Penerimaan dari sektor kepabeanan dan cukai mencatatkan titik kembali positif per April 2026. Total penerimaan mencapai Rp100,6 triliun berkontribusi sebesar 29,9% terhadap APBN alias tumbuh sebesar 0,6% secara tahunan (year-on-year/yoy), nan dipengaruhi oleh penerimaan bea masuk dan cukai.

Secara lebih rinci, penerimaan bea masuk tercatat sebesar Rp16,4 triliun alias tumbuh 6,4% (yoy) nan didorong oleh peningkatan bea masuk dari komoditas LPG dan kebutuhan proyek. Sedangkan penerimaan bea keluar mengalami kontraksi sebesar 17,5% (yoy) alias senilai Rp9,3 triliun.

Meskipun terkontraksi, penerimaan bea keluar mulai mengalami perbaikan sejalan dengan penguatan nilai minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di Maret dan April 2026.

Sementara itu, penerimaan cukai tumbuh sebesar 2,2% (yoy) alias senilai Rp74,8 triliun nan dipengaruhi oleh peningkatan produksi rokok pada triwulan I.

Selain berkedudukan sebagai penjaga penerimaan negara, Bea Cukai juga berkedudukan dalam melindungi masyarakat dan mengamankan perekonomian nasional dari peralatan terlarangan dan penyelundupan.

Hingga April 2026, Bea Cukai telah melakukan penindakan rokok terlarangan sebanyak 5.451 kali dengan hasil penindakan sebanyak 684 juta batang rokok ilegal. Selain itu, Bea Cukai juga telah melakukan penindakan narkotika sebanyak 522 kali dengan hasil penindakan mencapai 3,31 ton narkotika.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo mengungkapkan bahwa capaian keahlian penerimaan dan pengawasan ini tak terlepas dari peran serta para pemangku kepentingan dan masyarakat.

"Kami ucapkan terima kasih atas support seluruh pihak terutama masyarakat atas kerja sama dalam mendukung keahlian APBN. Kinerja positif penerimaan dan pengawasan ini mempertegas komitmen Bea Cukai dalam menjaga penerimaan, serta melindungi masyarakat dan mengamankan perekonomian nasional," pungkas Budi.

(chd/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News