Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pemerintah bakal melakukan pertimbangan menyeluruh pascakecelakaan kereta api nan melibatkan KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Bekasi Timur.
Teddy menjelaskan bahwa sejak kejadian, proses pemindahan dilakukan secara sigap dan terkoordinasi oleh beragam pihak.
“Sejak kejadian tadi malam, proses pemindahan dilakukan secara intensif, cepat, dan hati-hati, termasuk upaya pengamanan terhadap korban nan sempat terjebak di dalam gerbong,” tulis Teddy dalam unggahan akun IG @sekretariat.kabinet, Selasa (28/4).
Ia menambahkan, seluruh korban telah sukses dievakuasi dan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit.
“Petugas campuran terus bekerja di letak untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi dengan aman. Seluruh korban dirawat intensif di 12 rumah sakit sekitar Bekasi,” ujarnya.
Teddy mengatakan, Presiden Prabowo Subianto juga telah turun langsung menjenguk korban di rumah sakit.
“Pagi ini, Bapak Presiden telah langsung menjenguk korban kecelakaan tabrakan kereta api nan dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Jawa Barat,” ucap dia.
Dalam kunjungan tersebut, Teddy menjelaskan Prabowo memberikan petunjuk agar seluruh korban mendapat penanganan terbaik.
“Dalam kesempatan ini, Bapak Presiden telah memberikan petunjuk langsung agar seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih,” katanya.
Pemerintah, lanjut Teddy, bakal melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian.
“Pemerintah juga bakal melakukan pertimbangan menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” imbuh dia.
Selain itu, Kementerian Perhubungan juga bakal melakukan pertimbangan terhadap pihak terkait, termasuk taksi nan diduga menjadi penyebab kecelakaan dua kereta di Bekasi Timur tersebut.
“Termasuk dalam perihal ini, Menteri Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat telah menyampaikan bakal mengevaluasi pihak perusahaan taksi Green,” ucapnya.
Teddy menegaskan pemerintah berkomitmen melakukan penataan sistem keselamatan, khususnya di perlintasan sebidang.
“Pemerintah pun berkomitmen untuk segera melakukan penataan secara menyeluruh, termasuk mengenai sistem pengamanan nan memadai di perlintasan kereta api,” imbuh dia.
Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo juga telah menyetujui pembangunan prasarana untuk mengurangi akibat kecelakaan.
“Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi akibat kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lampau lintas di area tersebut,” tandas dia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·