Arief Setyadi
, Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |07:31 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya (Foto: Ist)
JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya kerap dianggap berani ‘pasang badan’ di tengah kritik publik dengan menjelaskan arah dan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Apalagi, pemerintahan menegaskan tidak anti terhadap kritik.
Peran Teddy justru semakin menonjol, lantaran dia ada di garis depan ketika banyak pihak memilih berhati-hati alias mengambil jarak dari polemik kebijakan. Menurut pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, langkah tersebut menunjukkan keberanian sekaligus konsistensi dalam menjalankan kegunaan Seskab sebagai penghubung antara Presiden dan publik.
“Intinya, Seskab bisa menjalankan fungsinya sebagai mediator kebijakan Presiden kepada masyarakat. Dan perihal itu diapresiasi oleh publik,” kata Igor, Senin (9/3/2026).
Teddy kerap tampil ketika muncul beragam kritik misalnya mengenai kebijakan pemerintah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memberikan penjelasan kepada publik dengan apik, dan menurut Igor langkah Teddy adalah sebuah keberanian untuk tetap berdiri di ruang publik saat pemerintah sedang menjadi sasaran kritik.
“Di tengah dinamika kritik terhadap kebijakan pemerintah, kehadiran Seskab nan menjelaskan langsung perspektif Presiden membantu publik memahami tujuan kebijakan secara utuh,” tuturnya.
Menurutnya, komunikasi Teddy terhadap publik bukan sekadar memihak manajemen pemerintahan. Namun, lebih kepada menjaga agar visi besar Presiden tidak terdistorsi beragam narasi nan berkembang di ruang publik.
Selain itu, Teddy memahami langsung arah kebijakan dan prioritas Presiden sehingga penjelasan nan dia sampaikan menjadi salah satu rujukan krusial dalam memahami posisi resmi pemerintah. “Peran ini krusial agar masyarakat mendapatkan gambaran nan utuh mengenai tujuan kebijakan nan diambil Presiden,” imbuhnya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·