Seribuan Ompreng MBG Hilang, Ternyata Satpam SPPG Dalangnya

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Jakarta -

Ribuan ompreng alias tempat makan berbahan stainless steel untuk makan bergizi cuma-cuma (MBG) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) dicuri. Ternyata pencurinya seorang satpam berinisial TRS namalain Cangkim (50) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut.

Aksi pencurian ini di Dapur SPPG Ciputat 07 Gang Akoh Eng, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, Tangsel itu terjadi pada Rabu (8/7). Mulanya pihak dapur SPPG melaporkan mengenai kehilangan ompreng ke pihak kepolisian.

"Laporan pencurian dengan pemberatan dengan kerugian di antaranya 1.700 tray (ompreng)," Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Opsnal Polsek Ciputat Timur dipimpin Kanit Reskrim AKP Akhmad Kholil Effendi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan didapatkan info bahwa ompreng tersebut ditawarkan kepada seseorang.

"Tim mendapatkan info bahwa ompreng tersebut ada nan menawarkan oleh orang berinisial DH namalain Bucek," ungkapnya.

Pelaku 4 Orang

Polisi lampau mendapatkan petunjuk hingga akhirnya terungkap keterlibatan Cangkim. Tak bertindak sendiri, Cangkim dibantu tiga temannya.

"Awalnya Cangkim bungkam, tapi akhirnya dia mengaku mengambil barang-barang di SPPG tersebut dengan dibantu oleh teman-temannya, ialah GZ namalain Elub (36), DK namalain Ole (32), dan H," jelasnya.

Dua rekan Cangkim, ialah Elub dan Ole, bisa ditangkap. Sedangkan tersangka H saat ini tetap dalam pengejaran polisi.

Selain mencuri ompreng, para pelaku mencuri 2 buah kompor, 1 unit blender, 1 printer, 1 unit genset, 1 power box dan recorder CCTV, serta 1 kunci gerbang dan ruangan milik Yayasan Dunia Berkah Mandiri. Dapur SPPG itu diketahui baru bakal beroperasi.


Untuk Beli Narkoba

Kepada polisi, Cangkim mengaku mencuri 1.700 ompreng untuk membeli narkoba. Ompreng tersebut dijualnya ke pengepul

"Dia jual ke pengepul rongsokan dan dilebur. Kan itu (bahannya) stainless, duitnya dipakai beli narkoba," jelasnya.

Cangkim telah dites urine dan hasilnya dinyatakan positif narkoba. Cangkim juga mengaku dia sempat mengonsumsi sabu.

"Dicek urine hasilnya positif amphetamine dan methamphetamine. Betul, rupanya 'pak beberapa hari nan lampau saya pakai (narkoba)," katanya.

(dek/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News