Kondisi di Ukraina.(Al Jazeera)
RUSIA melancarkan serangan rudal dan drone berskala besar ke sejumlah wilayah Ukraina, termasuk ibu kota Kyiv, pada Selasa (2/6) pagi. Serangan mematikan ini dilaporkan menewaskan sedikitnya delapan orang dan menyebabkan puluhan lain mengalami luka-luka.
Di Kota Dnipro, serangan menghantam area permukiman padat masyarakat nan mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah gedung tempat tinggal. Gubernur wilayah setempat, Oleksandr Hanzha, mengonfirmasi melalui kanal Telegram bahwa sedikitnya lima orang meninggal bumi dan 25 lainnya terluka akibat hantaman tersebut.
Situasi mencekam juga menyelimuti ibu kota Kyiv. Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, melaporkan bahwa tiga orang tewas dan 29 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan nan menyasar titik-titik strategis di kota itu.
Pemadaman Listrik dan Warga Mengungsi
Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, mengungkapkan bahwa serangan ini berakibat langsung pada prasarana energi. Beberapa distrik di Kyiv terpaksa mengalami pemadaman listrik total di tengah berlangsungnya gempuran udara Rusia.
Sejak awal hari, sirene peringatan serangan udara telah diaktifkan di sebagian besar wilayah Ukraina. Ribuan penduduk Kyiv beramai-ramai mencari perlindungan di stasiun bawah tanah dan bunker darurat. Kepulan asap tebal terlihat membubung dari pusat kota, menandakan intensitas serangan nan cukup tinggi.
Dampak Serangan:
- Dnipro: 5 tewas, 25 luka-luka, kerusakan gedung residensial.
- Kyiv: 3 tewas, 29 luka-luka, pemadaman listrik di beberapa distrik.
- Polandia: Pengerahan pesawat tempur untuk menjaga ruang udara perbatasan.
Respons Militer dan Ancaman Lanjutan
Ketegangan akibat serangan ini merembet hingga ke negara tetangga. Angkatan Udara Polandia melalui platform X menyatakan telah mengerahkan pesawat tempur untuk mengamankan wilayah udara mereka selama serangan Rusia berjalan di wilayah barat Ukraina.
Angkatan Udara Ukraina mengeluarkan peringatan serius mengenai ancaman rudal balistik dan aktivitas drone nan tetap terpantau di langit Ukraina. Administrasi Militer Kota Kyiv mengimbau penduduk untuk tetap berada di tempat perlindungan lantaran drone serang Rusia dilaporkan tetap beroperasi.
Laporan militer menyebut ada aktivitas pesawat strategis Rusia serta peluncuran rudal jelajah Kalibr dari kapal perang di Laut Kaspia. Hingga buletin ini diturunkan, status siaga serangan udara tetap diberlakukan di sebagian besar wilayah Ukraina guna mengantisipasi gelombang serangan susulan. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·