Jakarta -
Sekretaris Jenderal DPD RI Komjen Mohammad Iqbal melakukan verifikasi lapangan secara langsung terhadap kandidat 3 besar DPD RI Awards 2026 di Lamongan, Jawa Timur, ialah Endang Dzunuraini, pendiri Sanggar Mbah Guru. Endang merupakan kandidat 3 besar kategori Pelestari Budaya Daerah.
"Alhamdulillah kita bisa lihat tadi, Mbak Endang kita lihat luar biasa memberikan aksi-aksi heroiknya memberikan sumbangan kepada negara lewat pengajian batik, lebih dari 20 ribu nan belajar di sanggar," kata Iqbal di lokasi, Jumat (23/10/2026).
"Ini lah nan mau kita berikan panggung untuk memberikan inspirasi kepada seluruh anak bangsa mencontoh gimana lahirnya anak bangsa untuk memberikan contoh untuk katakan lah untuk berbincang demi kepentingan bangsa," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senator dan Sekrjen DPD RI Komjen Mohammad Iqbal melakukan verifikasi lapangan secara langsung terhadap kandidat 3 besar DPD RI Awards 2026 di Lamongan, Jawa Timur, ialah Endang Dzunuraini, pendiri Sanggar Mbah Guru. Foto: Dok. Istimewa
Iqbal menyebut DPD RI Awards ini bermaksud untuk memberikan apresiasi kepada seluruh anak bangsa nan mempunyai penemuan dan produktivitas luar biasa. Menurutnya, berbulan-bulan tim panitia telah melakukan verifikasi info kandidat hingga akhirnya terpilih 3 besar per kategori.
"Hari ini kita dari 4 kategori 3 besar sudah terpilih, salah satunya Mbak Endang. Kebetulan saya mendapat tugas berbareng Pak Wakil Bupati, Pak Nawardi, Ibu Lia, ikut verifikasi lapangan dan ini kami katakan lilin mini nan menyala untuk kepentingan negara," ucapnya.
Dalam kesempatan nan sama, personil DPD RI dari Jawa Timur AA Ahmad Nawardi menyebut kunjungannya ke Sanggar Mbah Guru milik Endang Dzunuraini untuk mengecek langsung dedikasi dari kandidat. Dia kagum dengan nan dilakukan Endang Dzunuraini lantaran bisa berkarya dari desa.
"Ini tersembunyi di desa, mungkin dari Kota Lamongan sekitar 40 menit jika tidak macet, kalo macet satu jaman. Ternyata ada seorang ibu nan luar biasa mempunyai karya nan memberikan pemberdayaan terhadap masyarakat desa, melahirkan kembali budaya batik nan sudah lama mati, beliau hidupkan dengan tanpa tergantung kepada siapa pun, dengan kesadaran sendiri, ini perlu kita apresiasi," ujar Nawardi.
Senator dan Sekrjen DPD RI Komjen Mohammad Iqbal melakukan verifikasi lapangan secara langsung terhadap kandidat 3 besar DPD RI Awards 2026 di Lamongan, Jawa Timur, ialah Endang Dzunuraini, pendiri Sanggar Mbah Guru. Foto: Dok. Istimewa
Oleh lantaran itu, kata Nawardi, DPD RI mau mengapresiasi karya-karya anak bangsa seperti Endang Dzunuraini ke tingkat nasional. Dia berambisi kiprah Endang Dzunuraini ini menjadi inspirasi untuk anak bangsa lainnya.
"Berkarya untuk bangsa ini tidak kudu di Jakarta, tidak kudu di Surabaya, tapi dari desa pun bisa berkarya dan berfaedah untuk bangsa ini," katanya.
Apresiasi senada juga diungkap oleh personil DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama. Dia menilai Endang Dzunuraini merupakan mutiara nan terpendam.
"Dalam rangka DPD RI Awards ini menunjukkan mutiara terpendam dari daerah, oleh lantaran itu ruang DPD RI datang sebagai katalisator daerah," ujar Lia.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim DPD RI ke Sanggar Mbah Guru nan berada di wilayahnya. Dia merasa senang lantaran karya warganya masuk 3 besar DPD RI Awards 2026.
"Kami atas nama Pemkab Lamongan berambisi besar Mbak Endang dengan Sanggar Mbah Guru-nya bisa menjadi juara di DPD RI Awards 2026 dan menjadi inspirasi bagi para seniman batik, maupun bisa dikembangkan di sektor pertanian ialah pertanian pewarna alami untuk batik," ucap Dirham.
(fas/knv)
54 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·