
Bahlil: DIM RUU Migas Rampung, Tinggal Diserahkan ke DPR (Foto: Kementerian ESDM)
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, saat ini penyusunan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) telah memasuki babak akhir.
Bahlil mengatakan, DIM RUU Migas telah nyaris selesai dan tinggal memasuki tahap konsolidasi di lintas kementerian dan lembaga terkait. Setelah itu diberikan kepada DPR untuk disahkan melalui rapat paripurna pada masa sidang berikutnya.
"DIM-nya sudah nyaris selesai, setelah saya bakal lakukan konsolidasi, setelah itu kita sampaikan ke DPR," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (23/10/2026).
Pada kesempatan nan sama, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menambahkan saat ini proses konsolidasi dilakukan dengan Kementerian nan ditugaskan Presiden Prabowo untuk menyusun DIM RUU Migas nan menjadi usulan Pemerintah. Kementerian nan menyusun antara lain, Kementerian ESDM, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKM, Kementerian Hukum dan Kementerian Sekretariat Negara.
"Jadi sudah dilakukan pembahasan untuk DIM, dan juga sudah disampaikan ke pak Menko Hilirisasi, dan itu segera kita menyelesaikan DIM untuk disampaikan ke DPR," tambahnya.
Yuliot menyebutkan, salah satu isi DIM tersebut antara lain mengatur skema perpajakan nan diarahkan agar memberikan kemudahan bagi badan upaya untuk melakukan investasi di sektor hulu dan hilir migas. Konsep ini diharapkan bisa meningkatkan daya tarik bagi perusahaan untuk pengembangan proyek hulu migas di dalam negeri.
Dia menambahkan RUU tersebut juga diharapkan bisa badan upaya sekaligus membangun prasarana migas baik dari sisi hulu dan hilir, sehingga tidak hanya menjalankan usahanya sekedar melakukan lifting di blok-blok nan disediakan pemerintah.
"Skema perpajakan, kita lebih condong memberikan kemudahan di RUU usulan pemerintah, ada insentif kepada badan upaya untuk memberikan daya tarik investasi kita di bagian hulu migas dan mainstreamnya kita sorong peningkatan, termasuk pembangunan prasarana migas di hulu dan hilir," sambungnya.
47 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·