Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi dengan Selamat Kebakaran kapal KMP Batumandi.(Dok.Metro TV)

KEPALA Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Yogie Nugraha, menyampaikan seluruh penumpang dan awak kapal KMP Batumandi nan terbakar berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Prioritas utama dalam penanganan kejadian ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal serta melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur nan berlaku.
 
“Prioritas utama kami adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat dievakuasi dengan selamat. Begitu menerima info kejadian, petugas segera melakukan koordinasi dengan VTS Merak, unsur pelabuhan, Basarnas, serta lembaga mengenai untuk mendukung proses pemindahan dan penanganan kebakaran secara sigap dan terkoordinasi,” ujar Yogie dikutip Rabu (21/10).
 
Berdasarkan info awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kejadian kebakaran KM Batumandi dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB ketika KMP Batumandi berada di alur masuk penyeberangan Merak. Kapal tersebut sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 14.52 WIB dan sedang menuju Pelabuhan Merak.
 
Dalam laporan awal kepada VTS Merak, kebakaran diinformasikan berasal dari bilik mesin kapal. Petugas VTS segera menyampaikan info keadaan darurat dan mengoordinasikan pengerahan support dari unsur pelabuhan, kapal tunda, kapal penyeberangan, serta lembaga mengenai untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.
 
"Berdasarkan info nan diterima dari VTS Merak, pada pukul 16.56 WIB (Selasa 20/10), KMP Royce 1 melaporkan bahwa seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi telah dievakuasi ke kapal tersebut. Dengan demikian, seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan sukses dievakuasi dengan selamat," terang Yogie.
 
Proses penanganan melibatkan sejumlah kapal dan unsur pendukung, antara lain TB Gunung Cipala, TB Avatar Harbour, TB Teluk Jakarta, TB Tirtayasa V, TB Gunung Batur, TB Gunung Santri, KNP 333, KMP Royce 1, KMP Munic 3, KMP SMS Mulawarman, serta unsur Bea Cukai BC 9006.
 
"VTS Merak terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Dukungan komunikasi dan pemantauan tersebut menjadi bagian krusial dalam penyampaian info keadaan darurat serta pengerahan support di perairan sekitar letak kejadian," ungkapnya.
 
Yogie menegaskan bahwa proses penanganan selanjutnya dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel dan keamanan pelayaran di sekitar letak kejadian.
 
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur mengenai untuk memastikan penanganan melangkah sesuai prosedur keselamatan. Kami juga bakal mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kejadian serta memastikan tindak lanjut nan diperlukan berasas hasil pemeriksaan di lapangan,” tambahnya.
 
Yogie mengungkapkan penyebab kebakaran tetap belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. Informasi mengenai kondisi kapal dan perkembangan penanganan bakal disampaikan berasas hasil verifikasi resmi.
 
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengapresiasi respons dan kerja sama seluruh unsur nan terlibat dalam proses pemindahan dan penanganan kejadian ini. Koordinasi lintas lembaga serta kesiapsiagaan petugas menjadi bagian krusial dalam penanganan keadaan darurat di bagian pelayaran.
 
"Kami mengimbau seluruh operator kapal untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran, memastikan kondisi teknis kapal memenuhi persyaratan, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat guna melindungi penumpang, awak kapal, dan pengguna jasa transportasi laut," tutupnya. (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑