Tim SAR campuran sukses menemukan dua visitor terseret ombak di Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut dalam kondisi meninggal ditemukan di area Pantai Karangpapak.(MI/Dok Tim SAR gabungan)
TIM Search and Rescue (SAR) campuran akhirnya sukses menemukan seluruh wisatawan nan dilaporkan terseret arus ombak di Pantai Karangpapak Santolo, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pada Kamis (27/8), dua korban terakhir ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, menyusul satu korban lainnya nan telah dievakuasi sebelumnya.
Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengonfirmasi bahwa dua korban nan ditemukan pada Kamis (27/8) pagi sekitar pukul 05.45 WIB adalah Irfan Nababan, 18, dan Ardi M. Nababan, 27. Keduanya ditemukan di area Pantai Karangpapak dan langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk.
"Alhamdulillah, seluruh korban dilaporkan dalam kejadian laka laut ini sebanyak tiga orang visitor sukses ditemukan dan dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk hingga operasi pencarian dinyatakan selesai," ujar Aep Saprudin, Kamis (27/8).
Kronologi Penemuan Korban
Proses pencarian dilakukan secara bertahap. Korban pertama, Murdani Siahaan, 18, ditemukan lebih awal pada Rabu (26/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Jasad Murdani ditemukan oleh seorang nelayan jaring angon di pesisir Pantai Cimangke, Desa Cigadog, Kecamatan Cikelet, saat sedang mencari ikan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menambahkan bahwa korban pertama ditemukan sejauh 800 meter dari letak kejadian sekitar pukul 11.00 WIB siang sebelum akhirnya sukses dievakuasi pada malam harinya. Dengan ditemukannya Irfan dan Ardi pada Kamis pagi, total tiga korban telah teridentifikasi dan berada di bilik jenazah RSUD Pameungpeuk untuk proses pemulasaran.
Data Korban Laka Laut Pantai Karangpapak
| Murdani Siahaan | 18 Tahun | Aceh Tenggara | Rabu, 26/8 (19.00 WIB) |
| Irfan Nababan | 18 Tahun | Cisurupan, Garut | Kamis, 27/8 (05.45 WIB) |
| Ardi M. Nababan | 27 Tahun | Sumedang | Kamis, 27/8 (05.45 WIB) |
Operasi SAR Resmi Berakhir
Keberhasilan pemindahan ini merupakan hasil kerjasama beragam unsur nan tergabung dalam Tim SAR. Personel nan terlibat meliputi Satpolairud Polres Garut, Polsek Cikelet, Brimob Batalyon D Kompi I Polda Jabar, Bhabinpotmar TNI AL, Basarnas, BPBD, serta dibantu oleh nelayan setempat.
Dengan ditemukannya seluruh korban, otoritas mengenai secara resmi menutup operasi pencarian.
"Kini, proses pencarian nan dilakukan tim SAR campuran dinyatakan resmi berakhir. Kami tetap mengimbau visitor untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar pantai," pungkas Aep. (Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·