Harga onderdil mobil nan tinggi membikin sebagian pemilik kendaraan memilih menggunakan komponen jejak namalain copotan. Selisih harganya apalagi bisa mencapai jutaan rupiah, padahal spare part tersebut tetap termasuk peralatan orisinal.
Awang, salah satu pedagang spare part mobil bekas, menuturkan bahwa konsumen nan datang ke tokonya memang bermaksud untuk mendapatkan nilai nan lebih terjangkau. Ia mengatakan nilai apalagi bisa lebih murah sekitar 70 persen.
"Di sini peralatan bekas, tapi jelas 100 persen original. Harganya sama bengkel resmi beda jauh, bisa 70 persen. Misalkan gardan nih, di sini Rp 3 jutaan dan di bengkel resmi bisa Rp 8-9 jutaan, argumen utama orang datang ke sini lantaran murah," ucapnya saat ditemui kumparan di Pasar Asem Reges, Jakarta Barat, Senin (24/8).
Selain soal harga, Awang mengungkapkan aspek kelengkapan turut jadi penilaian konsumen. Ia sendiri bakal menyanggupi permintaan konsumen dalam sekitar tiga sampai empat hari andaikan peralatan nan dibutuhkan tidak tersedia.
Adapun, tiap suku cadang mobil jejak di toko milik Awang pasti diperiksa guna memastikan tetap dalam kondisi nan layak pakai. Komponen tersebut umumnya berasal dari Singapura alias hasil lelang di Indonesia.
"Kruk as selama posisi standar tetap layak pakai. Kalau gardan saya lihat dulu final gear-nya tetap tebal alias nggak. Intinya di sini kualitas terjamin, orisinal dan layak pakai. Saya nggak main peralatan KW, capek doang kelak dikomplain orang," jelas laki-laki nan sudah berdagang spare part mobil jejak sejak tahun 1985 itu.
Suku cadang nan dijual pun cukup beragam, mulai dari gardan, silinder head, karburator, sampai transmisi. Awang menyebut toko miliknya berfokus pada komponen mesin, terutama merek-merek Jepang. Kendati demikian, dia tetap menerima jika ada konsumen nan memerlukan komponen untuk mobil besutan Eropa.
Menariknya, konsumen onderdil copotan rupanya tidak hanya berasal dari sekitaran Jakarta. Awang bilang tokonya juga melayani permintaan dari luar daerah, termasuk Jambi dan Singkawang, baik dari pemilik kendaraan maupun pemilik bengkel.
“Selain murah kami juga kasih garansi. Kalau peralatan tidak bisa dipakai, alasannya tidak cocok, bunyi, umpama kategori gardan ngedengung, itu bisa ditukar. Itulah kuncinya kami jual beli di sini,” pungkasnya.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·