Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono optimistis, manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nan direkrut pemerintah hari ini diumumkan. Para peserta bisa mengecek di https://phtc.panselnas.go.id/.
Ferry memastikan hasil seleksi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah diumumkan pada hari ini, Kamis (11/6/2026).
"Iya, tadi Bu Wamenkop (Farida Farichah) menyampaikan hari ini (diumumkan)," ujar dia saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Jumlah nan diumumkan mencapai 35.000 orang, terdiri dari 30.000 manajer koperasi desa dan 5.000 manajer kampung nelayan. "Nanti Agustus mulai," sambung Ferry.
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menjelaskan, para manajer tersebut bakal dikontrak selama dua tahun dan selanjutnya bakal dievaluasi.
"Manajer dua tahun. Nanti bakal ada evaluasi. Prinsipnya kan Agrinas melalui manajer ini diperbantukan. Negara datang melalui pendampingan manajer ini. Kenapa kudu dibantu? Ya lantaran masyarakat desa dan kelurahan ini terbatas mengenai dengan SKM pengelolaan," kata Farida dalam kesempatan nan sama.
Menurut Farida, kehadiran manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan corak pendampingan negara untuk meningkatkan kapabilitas pengelolaan koperasi di tingkat desa.
"Sehingga diturunkanlah manajer Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa. Dan kita meyakini ini adalah 35 ribu anak-anak bangsa terbaik dari sekian ratus ribu nan daftar. Dan kita optimis manajer-manajer nan nanti, nan hari ini sudah diumumkan dan kelak mendapatkan pendidikan dan training bisa maksimal melaksanakan operasionalisasi," ujarnya.
Sejumlah calon pegawai Koperasi Merah Putih mengikuti tes di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (5/5/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Sejumlah calon pegawai Koperasi Merah Putih mengikuti tes di Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Selasa (5/5/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masih Dirahasiakan
Meski hasil seleksi telah diumumkan, pemerintah tetap belum membuka besaran penghasilan nan bakal diterima para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
"Gajinya tetap dirahasiakan," kata Ferry singkat.
Farida menambahkan, skema penggajian saat ini tetap dalam tahap penyempurnaan dan bakal diumumkan dalam waktu dekat.
"Masih dalam proses ya. Nanti kita bakal umumkan, sampaikan ke teman-teman," ujar Farida.
Saat ditanya apakah pembahasan tetap berjalan berbareng Kementerian Keuangan, Farida menjawab, "Masih dikaji. Masih disempurnakan."
Ia berambisi keputusan mengenai penghasilan bisa rampung sebelum para manajer mulai ditugaskan.
"Doakan. Iya doakan saja dalam waktu dekat, sebelum mereka diterjunkan semuanya sudah selesai," katanya.
Bahkan, Farida mengisyaratkan pengumuman tersebut kemungkinan dilakukan pada bulan ini.
"Di bulan ini. Iya. Doain ya," ucap dia.
Saat ini pemerintah mencatat sekitar 12.300 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah menyelesaikan pembangunan fisik. Sementara sekitar 23.000 unit lainnya tetap dalam tahap pembangunan. Pemerintah menargetkan operasionalisasi dilakukan secara berjenjang hingga akhir tahun, seiring penyelesaian pembangunan bentuk koperasi.
Menkop Ferry memperkirakan jumlah Koperasi Merah Putih nan dapat beraksi hingga akhir tahun bisa mencapai sekitar 40.000 unit secara maksimal, dengan kebanyakan gedung bentuk ditargetkan selesai pada periode tersebut.
(wur)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·