Jakarta -
Tarik-ulur situasi perang nan dilakukan Amerika dengan Iran belakangan menciptakan situasi tidak menentu di Indonesia. Beberapa hari belakangan, penduduk resah lantaran adanya kenaikan nilai sejumlah peralatan berbahan plastik. Namun situasi langsung berbalik saat kedua pihak tersebut sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama dua minggu ke depan.
Seperti diketahui, Amerika Serikat dan Iran melakukan perjanjian penghentian saling serang selama dua minggu ke depan. Dalam kesepakatan nan diumumkan pada Rabu (8/4/2026) pagi waktu Indonesia tersebut diikuti 10 kesepakatan, di mana salah satunya adalah pembukaan Selat Hormuz.
Dari lantai saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di area hijau pada nomor 7.100-an. Merangkum detikFinance nan mengutip info RTI pada Rabu (8/4) pagi, IHSG berada di level 7.143,00, alias naik 171,98 poin saat pertama kali dibuka pada hari tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volume transaksi tercatat 4,65 miliar saham, turnover Rp 2,35 triliun dengan gelombang transaksi 194.045 kali. Sebanyak 439 saham menguat, 100 saham melemah, dan 144 saham stagnan.
Sementara itu dari bumi investasi, masyarakat dapat memandang meregangnya situasi perang dengan kenaikan nilai emas. Seperti ditulis detikFinance, nilai emas spot naik 2,3% menjadi US$ 4.811,66 per troy ons pada pukul 23.44 GMT, setelah naik 1,2% pada Selasa. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Juni menguat 3,3% ke US$ 4.840,20 per troy ons.
Dibukanya Selat Hormuz seakan memberikan angin segar bagi pengguna jalur pelayaran minyak. Atas perkembangan terbaru tersebut, nilai minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS turun nyaris US$ 20 per barel begitu info tersebut diumumkan.
Harus disadari, ketiga perihal ini sebenarnya menyentuh langsung ke kantong masyarakat. Meski sebagian kalangan tidak aktif berinvestasi, namun pergerakan ketiga aspek tersebut ke level hijau, bakal membawa situasi ekonomi Indonesia secara umum bakal lebih aman.
Lalu apa sebenarnya nan perlu dilakukan untuk mengambil untung di tengah situasi nan naik turun ini? Cukupkah hanya memperkuat kuda-kuda kantong kita? Atau ada celah untuk mencari cuan saat perang dihentikan? Temukan jawabannya dengan memandang sejumlah perspektif pandang mulai dari kajian pergerakan IHSG hingga berstrategi menjaga finansial keluarga.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari nan disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat nan tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"
(vys/gub)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·