Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), Fatih Birol, mengatakan Eropa hanya mempunyai persediaan avtur selama 6 minggu lantaran perang AS-Israel dengan Iran.
Birol apalagi menyebut ada kemungkinan pembatalan penerbangan jika pasokan avtur dari Timur Tengah tidak pulih dalam beberapa minggu ke depan.
"Saya dapat memberi tahu Anda bahwa segera kita bakal mendengar buletin bahwa sejumlah penerbangan dari kota A ke kota B bakal dibatalkan sebagai akibat dari kekurangan avtur," katanya kepada Associated Press, dikutip dari The Guardian, Selasa (21/4).
Birol mengatakan, Eropa kemungkinan hanya mempunyai persediaan untuk sekitar 6 minggu. Ini sejalan dengan pernyataan Airports Council International Europe, golongan lobi nan pada pekan lampau mengatakan bahwa Eropa bakal kekurangan avtur dalam 3 minggu lagi.
Bandara dan maskapai biasanya mempunyai persediaan avtur sekitar 6 minggu dalam kondisi normal. Namun, perang di Iran telah berjalan cukup lama sehingga persediaan ekstra dalam sistem telah digunakan, dan pemasok lain tidak mempunyai kapabilitas nan cukup untuk menggantikan pasokan nan datang melalui Selat Hormuz.
"Sebelumnya ada golongan berjulukan Dire Straits. Sekarang situasinya betul-betul genting, dan bakal berakibat besar pada ekonomi global. Semakin lama perang berlangsung, dampaknya bakal semakin jelek terhadap pertumbuhan ekonomi dan inflasi di seluruh dunia," ujar Birol.
Menurut Birol, dampaknya bakal berupa kenaikan nilai avur, kenaikan nilai gas, dan kenaikan nilai listrik. Bahkan, Birol menyebut sejumlah bagian di bumi terkena akibat lebih jelek dari negara lain.
Ratusan Penerbangan Batal, Keuangan Industri Tertekan lantaran Pasokan Cadangan Avtur
Maskapai KLM nan merupakan bagian dari grup Air France-KLM sebelumnya mengatakan bakal memangkas 160 penerbangan bulan depan lantaran nilai avtur nan tinggi. Meski pembatalan penerbangan itu hanya kurang dari satu persen jadwal, tapi kondisi itu menggarisbawahi tekanan finansial industri penerbangan.
"Ini menyangkut sejumlah mini penerbangan di Eropa nan lantaran meningkatnya nilai avtur, saat ini tidak layak secara finansial untuk dioperasikan. Tidak ada kekurangan avtur," kata KLM.
"KLM memperkirakan periode liburan nan sibuk pada Mei dan sedang memastikan penumpang dapat berpergian ke tujuan liburan mereka sesuai rencana," lanjutnya.
Perang AS-Israel terhadap Iran nan dimulai pada Februari lampau menyebabkan kekacauan di pasar daya global. Sebagai balasan, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz, jalur ekspor minyak nan penting.
AS dan Iran pada pekan lampau menyepakati 2 minggu gencatan senjata, namun perundingan untuk mengakhiri perang gagal. Perundingan tidak langsung nan dimediasi oleh Pakistan tetap berlangsung.
Harga minyak mentah Brent berjangka nan menjadi patokan dunia tetap lebih tinggi 30 persen dari nilai sebelum perang. Kenaikan nilai BBM nan sigap memberi tekanan kepada Presiden AS Donald Trump.
Namun, belum terjadi kekurangan pasokan avtur secara langsung lantaran pengiriman nan diberangkatkan sebelum perang terus berdatangan. Kargo terakhir ini telah sampai di Eropa.
Sejumlah maskapai telah membatalkan penerbangan nan bakal merugikan lantaran kenaikan nilai avtur, terutama jika mereka tidak mempunyai pengaturan lindung nilai untuk mengasuransikan diri terhadap kenaikan nilai nan besar.
Meski demikian, mereka nan telah melakukan lindung nilai juga mempertimbangkan pembatalan penerbangan. Air France-KLM telah melakukan nilai lindung atas 87 persen eksposur avtur, tapi tetap memutuskan mengurangi penerbangan lantaran biaya nan kudu ditanggung terlalu besar.
Air France-KLM memfokuskan pembatalan pada rute-rute sibuk antara Schiphol, London dan Dusseldorf. Maskapai di Uni Eropa dan Inggris dapat membikin penyesuaian agenda penerbangan tanpa bayar kompensasi selama penumpang ditawarkan pengganti lebih dari 2 minggu sebelumnya.
Maskapai asal Inggris, easyJet, mengatakan tidak ada kekhawatiran tentang pasokan avtur. Kepala pelaksana easyJet, Kenton Jarvis, mengatakan pihaknya mempunyai visibilitas hingga pertengahan Mei dan tidak ada kekhawatiran kekurangan avtur.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·