Selain Kantor BGN, Kejagung Geledah Rumah Tersangka Dadan Cs

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah para tersangka kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Syarief Sulaeman Nahdi menyebut total ada enam letak nan digeledah interogator dalam kasus tersebut.

Ia menjelaskan beberapa letak di maksud ialah Kantor BGN dan rumah dari eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak tadi malam kami melakukan penggeledahan di beberapa tempat. Selain instansi BGN, ada juga rumah-rumah kediaman para tersangka," ujarnya dalam konvensi pers, Rabu (3/6).

Syarief menjelaskan dari hasil penggeledahan itu interogator turut menyita sejumlah peralatan bukti berupa arsip dan peralatan elektronik berupa Laptop dan HP.

"Hasil penggeledahan adalah arsip dan peralatan bukti elektronik ya, arsip dan peralatan bukti elektronik. Termasuk HP dan laptop dan lain-lain," tuturnya.

Dalam kasus ini, Syarief menjelaskan semestinya program MBG dikelola oleh yayasan nan terafiliasi dengan sekolah penerima.

Akan tetapi, kata dia, dalam pelaksanaannya banyak SPPG nan ditunjuk lantaran mempunyai hubungan dengan petinggi BGN. Syarief menyebut yayasan itu sejatinya juga tidak mempunyai syarat untuk menjadi mitra SPPG.

"Namun tetap ditunjuk dengan langkah dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari para tersangka," jelasnya.

Ia menjelaskan tindakan itu dilakukan Dadan berbareng dua eks Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Syarief menjelaskan sebagai imbalannya, yayasan nan terafiliasi dengan para pelaku menerima duit insentif hingga miliaran rupiah setiap harinya.

"Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari dan yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS dan Saudara LP," imbuhnya.

(asa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional