Vitamin K untuk Bayi Baru Lahir Aman dan Penting: Cegah Risiko Perdarahan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi bayi baru lahir dapat Vitamin K. Foto: Pingkhasan_PP/Shutterstock

Ada beberapa info di media sosial nan mengatakan pemberian vitamin K pada bayi baru lahir berbahaya. Beberapa klaim apalagi menyebut vitamin K dapat menyebabkan bayi kuning hingga eksim.

Namun, benarkah demikian?

Dokter Spesialis Anak, dr. Reza Fahlevi, menegaskan bahwa info tersebut tidak benar, Moms. Menurutnya, pemberian vitamin K pada bayi baru lahir merupakan tindakan nan kondusif sekaligus krusial untuk mencegah akibat perdarahan serius.

“Pemberian vitamin K pada bayi baru lahir kondusif dan penting,” kata dr. Reza.

Kenapa Bayi Baru Lahir Membutuhkan Vitamin K?

Ilustrasi bayi baru lahir dapat Vitamin K. Foto: Eskymaks/Shutterstock

Vitamin K mempunyai peran krusial dalam proses pembekuan darah. Tanpa kadar vitamin K nan cukup, tubuh bakal kesulitan menghentikan perdarahan.

“Pada bayi nan baru lahir, keadaan vitamin K di dalam darahnya tetap rendah sehingga akibat terjadi perdarahan spontan,” jelas dr. Reza.

Perdarahan akibat kekurangan vitamin K pada bayi dapat menimbulkan akibat serius, terutama jika terjadi di otak. Kondisi ini berpotensi menyebabkan gangguan tumbuh kembang hingga masalah kesehatan jangka panjang.

Benarkah Vitamin K Menyebabkan Bayi Kuning dan Eksim?

Ilustrasi bayi mengalami dermatitis atopik alias eksim susu. Foto: Shutter Stock

Menurut dr. Reza, dugaan bahwa suntikan vitamin K dapat menyebabkan bayi kuning alias eksim tidak didukung bukti ilmiah.

Ia menegaskan, pemberian vitamin K nan direkomendasikan oleh organisasi pekerjaan master anak terbukti kondusif dan tidak menimbulkan pengaruh samping seperti nan banyak beredar di media sosial.

“Vitamin K tidak menimbulkan pengaruh samping seperti nan difitnah, ialah menyebabkan kuning alias eksim. Itu tidak benar,” tegasnya.

Kapan Vitamin K Diberikan pada Bayi?

Mengacu pada rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vitamin K diberikan segera setelah bayi lahir.

Dosis nan dianjurkan adalah 0,5 ml melalui suntikan intramuskular di bagian paha bayi.

Pemberian vitamin K menjadi salah satu langkah krusial dalam perawatan awal bayi baru lahir untuk membantu mencegah perdarahan nan berpotensi menakut-nakuti jiwa.

Karena itu, orang tua diimbau untuk tidak mudah percaya pada info nan belum terbukti kebenarannya dan selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terpercaya.

“Semoga jangan salah kaprah lagi, pemberian vitamin K pada bayi ini kondusif dan penting,” tutup dr. Reza.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan