Selain Aliran Dana, Sponsor 320 WNA Admin Markas Judol di Hayam Wuruk Diusut

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Jakarta -

Polri menjamin bakal mengusut tuntas kasus judi online nan bermarkas di salah satu gedung di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Polri sekarang mengusut aliran biaya hingga sponsor 320 WNA (sebelumnya disebut 321) nan menjadi pekerja di markas judol itu.

"Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka bakal tetap kami proses secara pidana dan bakal kami limpahkan ke kejaksaan sampai sidang pengadilan. Kemudian untuk tindak lanjut dalam perihal pengembangan kami bakal koordinasi dengan lembaga mengenai baik itu aliran biaya maupun sponsor para pelaku nan datang ke sini," ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, di lokasi, Minggu (10/5/2026).

Dia mengatakan interogator juga bakal mengusut siapa nan menyewa para WNA hingga tempat nan dijadikan markas judol. Penyedia peralatan juga diusut.

"Termasuk penelusuran siapa nan menyewa, sponsor nan menyediakan sarana dan prasarana bagi para pelaku," ujarnya.

Dia mengatakan Polri bekerja sama dengan Imigrasi dalam menuntaskan kasus ini. Dia menyebut 320 orang WNA dititipkan penahanannya ke Imigrasi lantaran bakal diusut secara keimigrasian. Sementara, seorang WNI dibawa ke Bareskrim.

"Dalam perihal ini kita melakukan kerja sama dengan Imigrasi untuk saling bersinergi," ucapnya.

Sebanyak 321 orang ditangkap tangan di markas judol pada Kamis (7/5). Mereka terdiri dari 320 orang WNA dan seorang WNI. Polisi juga menyita beragam peralatan bukti, termasuk duit Rp 1,9 miliar, dari lokasi.

(haf/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News